Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Bayi di NTT, Jasad Dimasukkan Plastik, Sempat Disimpan di Rumah

Polisi membongkar fakta baru terkait pembunuhan seorang ibu asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Astri Suprini Manafe (30) dan anaknya, Lael Maccabe (1).

Pos Kupang/Irfan Hoi
Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kupang, NTT, Randy mengenakan baju tahanan, saat digiring di Mapolda NTT, (Senin 6/12/2021). 

Sebelumnya, Randy sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 1 Desember 2021. 

Sejak saat itu polisi mengeluarkan surat penangkapan dan melakukan perburuan kepada Randy. 

Penetapan tersangka ini berdasarkan Surat Perintah Penetapan/58/XII/2021, Ditreskrimum Polda NTT.

Baca juga: Rekonstruksi Bule Arab Bunuh Istri di Cianjur, Air Keras Disiramkan ke Mulut Korban

"Jadi perlu saya tekankan bahwa penyidik sudah menetapkan tersangka sejak 1 Desember," katanya.

"Kemudian 2 Desember sudah dikeluarkan surat penetapan dan surat perintah penangkapan. Tapi siang harinya tersangka RB ini secara sukarela mendatangi kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTT," jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengungkap bahwa Randy merupakam mantan pacar korban saat SMA. 

Terkait motif, pihak kepolisian menyebut masih akan mendalaminya dengan mengkonfrontasi keterangan antara saksi dan pelaku. 

"Selanjutnya ke depan penyidik akan melanjutkan kegiatan penyidikan dan pemeriksaan-pemeriksaan lebih dalam lagi, serta melakukan rekonstruksi, konfrontir antara saksi-saksi dan pihak-pihak terkait, untuk memberikan kepastian lagi tentang pembuktian," kata Krisna.

Selama melakukan penyelidikan, pihak kepolisian juga mengamankan 34 item barang bukti yang dipamerkannya saat pers rilis. 

Di antaranya adalah linggis dan sekop yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.

"Berdasarkan BAP terhadap saksi-saksi, ini adalah alat yang digunakan oleh tersangka RB untuk menggali lubang tempat dimana kedua jenazah itu dikuburkan," katanya dikutipdari Pos Kupang.

RB saat ini djerat dengan pasal 338 tentang pembunuhan dan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Ditanya soal kemungkinan adanya pasal berlapis, pihak kepolisian masih belum bisa menjawabnya. 

"Penyelidikan masih berjalan, masih ada langkah penyidikan yang dilakukan. Kita lihat nanti.  Kita tidak bisa berandai - andai. Kita tetap memgacu pada fakta hukum dan alat bukti yang ada," ujarnya. (TribunWow.com)

Baca Artikel Terkait Lainnya

Artikel ini diolah dari Kompas.com yang berjudul Tersangka Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Serahkan Diri ke Polisi karena Tak Bisa Tidur dan Pos Kupang yang berjudul  Dipinjam RB Untuk Kubur Astrid Manafe dan Lael, Pemilik Linggis dan Sekop Masih Misterius

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved