Breaking News:

Pilpres 2024

PKB Siap Bentuk dan Pimpin Poros Sendiri di Pilpres 2024, Ingin PPP dan PAN Masuk Gerbong

Untuk bisa mencalonkan presiden, dia berharap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) masuk gerbong koalisinya

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Rekarinta Vintoko
Tribunnews.com/Istimewa
Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid. Dirinya mengatakan bahwa partainya berkeinginan untuk membentuk poros sendiri di Pilpres 2024. 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyebut bahwa partainya berkeinginan untuk membuat dan memimpin poros sendiri untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang

Untuk bisa mencalonkan presiden, dia berharap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) masuk gerbong koalisinya pada Pilpres 2024

Jazilul, mengatakan hal itu dalam diskusi 4 Pilar MPR RI dengan tema Refleksi Politik Kebangsaan Tahun 2021 di Media Center Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, DKI Jakarta Rabu (15/12/2021).

Baca juga: Utak-atik Pilpres 2024: Uji Elektabilitas Duet Prabowo-Puan, Lawan Anies Siapa Menang?

Baca juga: Dinilai Strategi Jaga Popularitas demi Pilpres 2024, Ini Kata Anies soal Kanal YouTube Miliknya

”Kalau terkait dengan poros, PKB mau memimpin poros sendiri. Nggak tahu dengan cara apa, tapi saya sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu, saya berkeinginan untuk PKB memimpin poros," katanya dikutip dari Tribunnews,com.

Meski begitu, sebagai Bapilu DPP PKB untuk Pilpres 2024, dia menyebut belum menyiapkan strategi terkait hal itu. 

Namun, pihaknya akan mengajak partai lain untuk bergabung dalam koalisinya ke depan.

"Mestinya PPP juga ikut karena sama-sama hijau. Tinggal nambah satu lagi, berangkat itu sudah, misalnya PAN itu sudah cukup, berangkat kita. Bismillah,” ujar pria yang akrab disapa Gus Jazil ini.

Dia menegaskan bahwa poros yang dibuatnya bukanlah untuk melahirkan politik identitas dan justru akan mengedepankan kebersamaan. 

Bahkan, jika PKB bisa mewujudkan poros sendiri, pihaknya akan menegur atau mengeluarkan partai yang melanggar prinsip-prinsip persatuan tersebut. 

”Tentu akrobat politik di 2023 akan tidak terhindarkan nantinya dari partai-partai yang ada, meskipun hari ini solid dalam satu barisan. Saya berharap nanti kalau apapun partainya kalau manuvernya itu melampaui atau bisa memecah belah, harus disemprit karena ini untuk kepentingan persatuan, kebersamaan pasca-Covid-19,” tuturnya.

Baca juga: Ingin 1 Periode Lagi, Jokpro Jateng Deklarasi Dukung Jokowi-Prabowo untuk Pilpres 2024

Karena itu dia juga mendukung adanya revisi untuk menurunkan batasan presidential threshold (PT) 20 persen. 

Dengan terealisasinya penurunan ambang batas PT di Pilpres 2024, keinginan PKB untuk membuat poros sendiri akan mudah terealisasi. 

”PKB ingin mimpin poros, masa bercita-cita saja dilarang? Apalagi kalau nanti ada kesepakatan presidensial threshold-nya turun, tambah terbuka lagi,” katanya.

Menurut dia, adanya penurunan ambang batas PT itu bukan hanya semata-mata untuk kepentingan PKB semata. 

Jika ambang batas diturunkan setidaknya 10 persen, dia yakin akan semakin banyak tokoh yang bisa berkompetisi dalam pencalonan presiden, dan itu adalah hal yang baik. 

Halaman
12
Tags:
Pilpres 2024PKBPartai Persatuan Pembangunan (PPP)Partai Amanat Nasional (PAN)Jazilul Fawaid
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved