Terkini Nasional
Ingin 1 Periode Lagi, Jokpro Jateng Deklarasi Dukung Jokowi-Prabowo untuk Pilpres 2024
Ketua Jokpro 2024 Regional Jawa Tengah, Wirawan menyebut acara deklarasi tersebut bisa dilakukan dengan baik.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Komunitas Jokpro kembali lakukan deklarasi dukungan untuk pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Kini, deklarasi dilakukan di Jawa Tengah yang dikenal sebagai basis suara PDI Perjuangan (PDIP).
Ketua Jokpro 2024 Regional Jawa Tengah, Wirawan menyebut acara deklarasi tersebut bisa dilakukan dengan baik.
Baca juga: Ganjar Puncaki Survei CISA untuk Pilpres 2024, Disusul Anies dan AHY, Bagaimana dengan Prabowo?
Baca juga: Tak Ada Risma dan Sri Mulyani di 10 Menteri dengan Kinerja Terbaik Hasil Survei CISA
“Saya sangat bersyukur pada hari ini, Jokpro 2024 Regional Jawa Tengah diberikan kesempatan untuk melakukan deklarasi langsung," kata Wirawan dalam keterangannya, Minggu (12/12/2021), dikutip dari Tribunnews.com.
Dirinya menyebut deklarasi dukungan kepada Joko Widodo untuk satu periode ke depan sangat wajar.
Terlebih Joko Widodo dinilai berhasil dalam menjabat sebagai presiden terutama di Jawa Tengah.
"Banyak keberhasilan yang dilakukan Jokowi selama menjadi Presiden, khususnya di Jawa Tengah. Kami dengan senang hati mendukung Jokowi untuk lanjut satu periode lagi bersama Pak Prabowo," ucapnya.
Terutama pada akses infrastruktur di Pulau Jawa yang dinilai sudah banyak memberi kemudahan bagi masyarakat.
Selain itu, pasangan capres dan cawapres Joko Widodo dan Prabowo dinilai bisa menyudahi polarisasi politik yang sempat terjadi di Indonesia.
"Perkembangan infrastruktur di Jawa Tengah tersebut memberi kemudahan akses antar Pulau Jawa yang sebelumnya cukup sulit. Sebut saja pembangunan jalan tol yang menghubungkan berbagai kawasan Jawa Tengah dengan sekitarnya," tuturnya.
Baca juga: Sebut PDIP dan Golkar Dukung Presiden 3 Periode, Jokpro 2024 Optimis: Partai Lain akan Bergabung
Sekretaris Jenderal Jokpro 2024 Timothy Ivan yang turut hadir di sana juga menyampaikan bahwa terselenggaranya acara ini di Jawa Tengah telah membuktikan dengan baik bahwa pasangan tersebut bisa diterima.
Atas hal itu, dia menunggu adanya Amandemen UUD RI 1945 dapat terlaksana dan pada akhirnya Prabowo Subianto bisa menjadi wakil presiden dari Jokowi di periode selanjutnya.
"Harapannya, hal ini dapat dijadikan contoh juga bagi provinsi/regional yang lain. Kita harus tetap semangat dan optimis Jokowi-Prabowo adalah pasangan terbaik di 2024," ujar Timothy.
44 Persen Warga Puas dengan Kinerja Jokowi di Akhir 2021
Lembaga Analis dan Konsultan Sosial Politik Indonesia, Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) merilis hasil survei terkait performa pemerintah.
Hasilnya, masyarakat mayoritas dengan 44,33 persen masih menyatakan puas dengan kinerja Pemerintah Indonesia.
Dalam keterangannya disebutkan bahwa hasil survei ini merupakan termin keempat atau menjadi yang terakhir untuk tahun 2021 terkait kinerja pemerintah.
Survei sendiri baru selesai dilakukan 7 Desember 2021 dengan menyasar 1.200 responden di 34 provinsi secara proporsional melalui penarikan sampel dengan menggunakan metode Simple Random Sampling.
“Publik yang menyatakan Tidak Puas terhadap kinerja Pemerintah ada 41 persen dan yang Sangat Tidak Puas 5,59 persen, yang Sangat Puas ada 3,83 persen dan sisanya ada 5,25 persen yang tidak menjawab atau tidak tahu,” kata Herry Mendrofa, Direktur Eksekutif CISA, Jumat (10/12/2021).
Disebutkan di sana aspek yang dinilai adalah efektivitas, efisiensi, implementasi, implikasi, dan produktivitas.
Meski begitu, ada juga sektor yang dianggap belum optimal terutama pada antikorupsi.
“Tapi ada sektor yang dianggap belum optimal yang dikerjakan pemerintah ada antiKorupsi yang mencapai 43,42 persen, tenaga kerja 20,58 persen, BUMN 15,92 persen, kelautan dan perikanan 12,25 persen, serta perekonomian dan investasi 7,83 persen,” dalam keterangannya.
Dala hasil survei CISA, juga merekam penilaian publik terhadap kinerja para menteri.
Kinerja itu dinilai diambil berdasarkan integritas, kapabilitas, kepemimpinan, produktifitas, dan popularitas.
Dalam 10 menteri yang disebut berkinerja terbaik pilihan publik, tak tertulis nama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Menteri atau pejabat yang dimaksud adalah Basuki Hadimuljono (Menteri PUPR) 28,75 persen, Yasonna H.Laoly (Menkumham) 17,25 persen, Syahrul Yasin Limpo (Mentan) 10,25 persen, Sandiaga Uno (Menparekraf) 10,16 persen, Retno Marsudi (Menlu) 9,91 persen.
Kemudian Tjahyo Kumolo (Menpan RB) 9,33 persen, Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian) 7,75 persen, Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi/Kepala BKPM) 3,58 persen, Tito Karnavian (Mendagri) 1,7 persen, Nadiem Makariem (Mendikbudristek) 0,91 persen, dan lainnya 0,41 persen.
Hasil survei CISA juga menilai hasil kinerja publik yang dianggap belum optimal.
“Tentunya Menteri atau Pejabat Negara ini dari aspek penilaian dianggap belum optimal ditambah lagi kinerja mereka sering kontraproduktif dari sisi inovasi, sering kontroversial serta dianggap tidak memberikan dampak positif bagi keadaan saat pandemi,” tutur Herry.
Seperti Ida Fauziyah (Menaker) 27,08 persen, Moeldoko (KSP) 20,58 persen, Benny Rhamdani (Kepala BP2MI) 11,33 persen, Sakti Wahyu Trenggono (MenKKP) 10,25 persen, Arifin Tasrif (MenESDM) 9,25 persen.
Abdul Halim Iskandar (MenPDTT) 7,92 persen, Siti Nurbaya (MenLHK) 4,75 persen, Sofyan A.Djalil (MenATR/BPR) 3,75 persen, Luhut Binsar Panjaitan (Menko Marves) 1,92 persen, Erick Thorir (MenBUMN) 1,25 persen, dan lainnya 1,92 persen.
Survei CISA sendiri memiliki margin of errornya mencapai 2,85 persen dengan tingkat kepercayaan pada 95 persen. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Artikel ini diolah dari Tribunnews.com yang berjudul Survei CISA: Kepuasan Publik Terhadap Pemerintah 44,3%, Ganjar Pranowo Tetap di Peringkat Pertama dan Jokpro Regional Jawa Tengah, Gelar Deklarasi Dukung Jokowi-Prabowo Maju Pilpres 2024