Terkini Daerah
Rudapaksa 12 Santriwati, Begini Sosok Guru Pesantren di Bandung, Keluarga Korban Ungkap Kemarahan
HW, guru pesantren di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menuai sorotan seusai merudapaksa 12 santriwatinya.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - HW, guru pesantren di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menuai sorotan seusai merudapaksa 12 santriwatinya.
Sejumlah dari korban bahkan sudah beberapa kali melahirkan.
Beredar surat keterangan domisili dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipit Kota Bandung yang mencantumkan tempat tinggal HW.
Ia selama ini tinggal di kawasan Dago Biru, Kota Bandung.
Baca juga: Guru Pesantren Cabuli 12 Santriwati sejak 2016 hingga 2021, 2 Korban Hamil dan 8 Sudah Melahirkan
Baca juga: Emosi Bakar Penjual Sosis, Preman di Tangerang Kabur Ngaku Mau Taubat di Pesantren
Seorang warga di lingkungan HW tinggal, Ashari (61), menyebut terdakwa sudah lama tak kembali ke daerah itu.
Disebutnya, HW kerap berbelanja ke tempat jualannya.
Tak hanya itu, HW juga dikenal sebagai sosok pendiam.
"Dia pernah ngajar di lembaga pendidikan sekitar sini, tapi sudah lama sekali, sekarang enggak tahu di mana tinggalnya," ungkap Ashari, dikutip dari TribunJabar.id, Kamis (9/12/2021).
Ia mengaku tak menyangka HW bakal melakukan tindakan bejat hingga menodai belasan santriwati.
Ashari berharap HW dituntut hukuman seberat-beratnya.
Kemarahan Keluarga Korban
Di sisi lain, kakak satu di antara 12 korban, AN (34), mengaku tak terima dengan tindakan mesum pelaku pada adiknya.
AN pun mengaku heran karena kasus ini baru ramai diperbincangkan.
"Enam bulan saya berjuang, enam bulan itu lama, korban sudah menderita sangat panjang," ungkapnya.
"Kenapa baru sekarang pas mau vonisan baru rame? Saya minta keadilan seadil-adilnya."