Pembunuhan di Subang
Mulyana Akui Nyaris Pukuli Yosef, Ia Ngaku Curiga sang Kakak Pelaku Kasus Subang, Ini Katanya
Adik kandung Yosef, Mulyana, mengaku sempat mencurigai kakaknya sebagai pelaku pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Adik kandung Yosef, Mulyana, mengaku sempat mencurigai kakaknya sebagai pelaku pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), yang ditemukan tewas pada 18 Agustus 2021 lalu di Subang, Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, Kamis (9/12/2021), hal itulah yang membuat Mulyana menyewa jasa pengacara yang kini membela Yosef.
Sebagai informasi, Yosef merupakan suami korban Tuti dan ayah kandung Amalia.
Ia merupakan satu di antara 55 saksi yang diperiksa polisi.
Yosef dicurigai sebagai pembunuh karena disebut punya hubungan yang buruk dengan Tuti dan Amalia semasa hidup.
Baca juga: Selain Tes Kejiwaan, Danu Juga Ditanya soal Luka-luka di Tubuhnya, Ada Kaitan dengan Kasus Subang?
Baca juga: Sempat Nangis Bahas Amalia, Ini Kondisi Danu seusai Jalani Pemeriksaan Kejiwaan terkait Kasus Subang
Selain itu, kehadiran istri muda Yosef, Mimin Mintarsih (51) juga menambah kecurigaan sejumlah pihak.
Dalam kanal YouTube Misteri Mbak Suci, Kamis (9/12/2021), Mulyana menceritakan awal mula pihaknya menyewa jasa pengacara.
Bukan Yosef, melainkan Mulyana lah yang meminta pengacara membela kakak kandungnya dalam kasus ini.
"Saya sendiri, bisa ditanya ke pengacaranya," kata Mulyana.
Mulyana menyebut sempat menginterogasi Yosef seusai jasad Tuti dan Amalia ditemukan.
Bahkan, Mulyana mengaku nyaris memukul Yosef karena merasa curiga.
"Dipres sama pengacaranya, sama saya kan ditanya-tanya," ungkap Mulyana.
"Sebelum pakai pengacara kan nanya terus saya, sampai Yosef enggak lepas dari saya."
"Hampir maaf, maaf ya, mungkin saya dosa ke kakak, sudah mau saya pukul."
Karena hal itulah, Mulyana berinisiatif menyewa jasa pengacara.
Mulyana menyebut ingin membongkar sosok pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia.
"Yang ngambil pengacara itu bukan Pak Yosef, saya sendiri," ungkap Mulyana.
"Saya ada kecurigaan, yang saya pengin kejar pelakunya, siapa pun orangnya."
"Saya dalam hati mudah-mudahan pelaku ketemu sama saya, saking gemesnya. Hampir sama kayak ke anak Amel tu," tandasnya.
Baca juga: Jalani Pemeriksaan Kejiwaan, Danu Sempat Ungkap Sosok yang Bawa Kunci TKP Kasus Subang, Siapa?
Baca juga: Kasus Subang, Kuasa Hukum Akui Ponsel hingga Stik Golf Yosef Belum Dikembalikan Polisi, Kenapa?
Saksi kunci kasus pembunuhan di Subang, Jawa Barat, Muhammad Ramdanu alias Danu (21) kembali diperiksa polisi pada Selasa (7/12/2021).
Dilansir TribunWow.com, Danu kembali menuai sorotan seusai mengungkapkan pengakuan mengejutkan terkait pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).
Danu sempat mengaku masuk ke TKP dan menguras bak mandi di rumah korban.
Ia menyebut kala itu diperintahkan oknum banpol untuk masuk dan membersihkan TKP.
Baca juga: Kasus Subang, Saksi Kunci Danu Jalani Tes Kejiwaan hingga Ditemani Orangtua dan Kerabat, Ada Apa?
Baca juga: Momen Danu Tahan Tangis saat Sebut Nama Amalia ketika Ungkap Harapannya di Kasus Subang
Saat membersihkan bak mandi, Danu mengaku menemukan gunting dan pisau cutter.
Namun, ternyata ada benda lain yang dilihat Danu saat masuk ke TKP.
Hal itu diungkapkan Danu dalam kana YouTube Yahya Mohammed, Selasa (7/12/2021).
Danu mengaku melihat stempel yayasan Bina Prestasi Nasional yang didirikan suami Tuti, Yosef (55).
“Jujur cap juga ada di situ, cap yayasan lah segala macam,” kata Danu.
“Terus juga ada laporan-laporan SPJ, ada juga di situ."
Selain itu, Danu juga melihat SPJ (Surat Pertanggungjawaban) yayasan milik Yosef.
Danu menduga SPJ tersebut berisi laporan bukti administrasi pertanggungjawaban keuangan dari yayasan tersebut.
Karyawan Yayasan Diperiksa
Polisi kembali memeriksa saksi kasus pembunuhan di Subang, Jawa Barat, pada Selasa (30/11/2021).
Dilansir TribunWow.com, total ada empat saksi yang diperiksa polisi.
3 dari 4 saksi yang diperiksa adalah Opik, Kosasih, serta Wahyu.
Sedangkan satu saksi lainnya belum diketahui identitasnya.
Baca juga: Ada Wacana Pendirian Yayasan untuk Gala Sky, Begini Tanggapan Ayah dan Mertua Vanessa Angel
Baca juga: 6 Fakta Yayasan Keluarga di Kasus Subang: Sempat Diduga Ada Konflik hingga Kini Jadi Rebutan
Opik merupakan saksi yang melihat saksi kunci Muhammad Ramdanu alias Danu (21) menerobos TKP pada 19 Agustus 2021 lalu.
Namun, Opik enggan memberikan keterangan kepada awak media seusai diperiksa di Polres Subang.
Sementara itu, Kosasih merupakan karyawan SMK Bina Prestasi nasional yang didirikan Yosef (55), suami sekaligus ayah korban.
Kosasih ditanya soal kegiatan di SMK Bina Prestasi Nasional.
Sedangkan Wahyu merupakan kepala sekolah SMP dan SMK Bina Prestasi Nasional.
Saat disambangi di kediamannya, Wahyu tak ada di sana.
Banyak pihak yang menduga kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) dipicu masalah yayasan yang didirikan Yosef.
Yayasan tersebut diketuai anak sulung Yosef, Yoris (34).
Sedangkan korban Amalia menjabat sebagai bendahara yayasan. (TribunWow.com)
Sebagian artikel ini diolah dari Tribun Jabar yang berjudul INI Dia Tiga Saksi Kasus Subang yang Diperiksa Polisi, Dua Saksi Orang Dekat Yosef, Yoris dan Korban, UPDATE KASUS SUBANG, Hari Ini Beberapa Saksi Kembali Dipanggil Polisi, Siapa Saja? Ini di Antaranya dan Inilah Sosok 4 Saksi Kasus Subang yang Diperiksa Ulang, Kapolda Jabar Akui Satu Hal soal Saksi