Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Bantah Isu Pelaku Kasus Pembunuhan di Subang Paham Ilmu Forensik, Ini Kata Polda Jabar

Adanya anggapan itu dibantah oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes E Chaniago yang menjelaskan mengapa aksi pelaku pembunuhan bisa dibilang rapI

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Rekarinta Vintoko
youtube metrotvnews
Kombes Erdi Chaniago dalam acara METRO SIANG, Senin (29/11/2021). Kombes Erdi menyampaikan soal update kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23). 

Pemeriksaan ulang saksi-saksi juga sudah dilakukan sejak Kamis (25/11/2021).

Menghilangkan Jejak 

Ahli forensik yang turut membantu otopsi ulang kasus Subang, Dokter Hastry Purwanti, memberi penjelasan terkain beberapa hal di kasus Subang termasuk terkait cara pelaku menghilangkan jejak termasuk dengan cara memandikan jasad korban.

Dilansir dari Tribun Jabar, dr. Hastry saat diwawancarai YouTuber Denny Darko, Selasa (23/11/2021), juga menduga bahwa pelaku memahami ilmu forensik.

Sebagai informasi, korban saat ditemukan sudah dalam keadaan dimandikan dan berada di bagasi mobil Alphard milik Tuti. 

Bahkan, jejak pelaku juga tidak ditemukan di mobil Alphard di mana jasad di lakukan. 

Meski sempat banyak yang menyebut bahwa mobil itu sempat dikendarai oleh pelaku. 

Hal ini, kata dr. Hastry, menjadi tantangan dalam mengumpulkan bukti di tempat kejadian perkara (TKP).

Namun pada akhirnya, polisi berhasil menemukan sejumlah bukti.

"Bisa ditemukan, mungkin waktu membersihkan cepat-cepat. Kemarin saya dapat, sidik jari di sekitar mobil, di rumah juga," ujar dr. Hastry.

Menurut dia, di zaman seperti ini siapa pun bisa secara sendiri mempelajari sedikit ilmu forensik karena banyak yang bisa diakses di internet. 

Ada kemungkinan, kata dr. Hastry, pelaku juga melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan jejak.

Namun,  ia juga menyampaikan bahwa tidak ada kejahatan yang sempurna bahkan di kasus Subang. 

Walaupun banyak jejak pelaku yang hilang, dr. Hastry memastikan polisi telah memiliki cukup bukti.

Bukti lain di antaranya adalah file detektor kebohongan, psikologi forensik hingga ilmu grafologi.

"Kepolisian didukung oleh tim forensik menyeluruh ilmunya," tegas dr. Hastry.

Simak keterangan Erdi sejak menit ke-7 :

(TribunWow.com/Afzal Nur Iman)

Baca berita lainnya

Baca Artikel Terkait Pembunuhan di Subang Lainnya Artikel ini diolah dari Tribun Jabar yang berjudul TERUNGKAP, Mengapa Jenazah Tuti dan Amalia di Kasus Subang Dimandikan oleh Pelaku

Tags:
Pembunuhan di SubangSubangJawa BaratAmalia Mustika RatuTutiYosefErdi A ChaniagoSumy Hastry Purwanti
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved