Terkini Daerah
Hubungan seperti Saudara, Ini Alasan 3 Tersangka Mutilasi Kurir Ojol Lalu Sebar Jasadnya di 3 Lokasi
Polisi berhasil meringkus dua pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol), RS (28).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
Tiga bagian tubuh korban kini telah ditemukan.
"Ketiga bagian itu lokasinya tidak berjauhan. Masih di Kecamatan Kedungwaringin, perbatasan dengan Kota Bekasi."
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Baca juga: Korban Mutilasi di Bekasi Dibunuh 3 Sahabatnya seusai Berbuat Jahat ke Istri Para Pelaku
Baca juga: Motif Sakit Hati, Pelaku Mutilasi di Kabupaten Bekasi Ajak Korban Pakai Narkoba sebelum Dibunuh
Keluarga Tak Menyangka
Dikutip dari Tribunnews.com, keluarga korban sendiri mengiyakan bahwa mereka mengenali seorang pelaku yang membunuh RS.
Paman korban, Zarul bercerita, adik RS beberapa kali melihat RS pergi bareng dengan pelaku.
"Kita juga enggak sangka ya. Temen dekat tapi kok setega itu," kata Zarul, Minggu (28/11/2021).
Zarul menyampaikan, korban bahkan kerap menginap di rumah seorang pelaku.
Sementara itu, pihak kepolisian mengatakan, korban dan ketiga pelaku saling kenal satu sama lain.
"Hubungan antara keempat ini tiga tersangka dan satu korban berteman sudah lama dan mereka sudah seperti saudara," ujar Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan saat merilis kasus mutilasi ini di Polda Metro Jaya, Minggu (28/11/2021).
"Tapi karena ada cekcok dan sering terjadi maka terjadi pembunuhan itu," kata Kapolres.
Saat ini pelaku RN diketahui masih buron.
Untuk diketahui, sebelumnya warga di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi digegerkan dengan adanya penemuan kantong berisi potongan tubuh manusia di pinggir jalan pada Sabtu (27/11/2021).
Baca juga: 3 Tersangka, Polisi Ungkap Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi: Sakit Hari Istri Dihina dan Dicabuli
Pihak kepolisian, segera mengidentifikasi korban dan diketahui identitas korban yang merupakan Ridho Suhendra (28) yang merupakan kurir ojek online (ojol) dan tinggal di Tambun, Kabupaten Bekasi.
"Bukan driver ojol, tapi kurir ojol," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi Minggu (28/11/2021).