Breaking News:

Terkini Nasional

Panglima TNI Andika Perkasa Telusuri Wanita Ngaku Anak Jenderal yang Maki Ibu Arteria Dahlan: Harus

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa buka suara soal viral kasus seorang wanita ngaku anak jenderal memaki dan membentak ibu dari Arteria Dahlan.

youtube kompastv
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menanggapi kasus wanita ngaku anak jenderal memarahi ibu seorang anggota DPR RI di Bandara Soetta, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Perhatian publik kini tengah tertuju kepada kasus seorang wanita yang mengaku anak jenderal TNI memaki-maki dan membentak ibu dari Anggota Komisi III DPR RI F-PDIP, Arteria Dahlan.

Kejadian itu diketahui terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten pada Minggu (21/11/2021).

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan akan menyelidiki siapa saja pihak yang terlibat termasuk adakah prajurit TNI yang terlibat.

Sebuah unggahan video seorang wanita memaki-maki ibu dari anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (21/11/2021).
Sebuah unggahan video seorang wanita memaki-maki ibu dari anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (21/11/2021). (Instagram/@ahmadsahroni88)

Baca juga: Arteria Dahlan Bongkar Sosok Wanita Ngaku Anak Jenderal, Naik Mobil Dinas TNI hingga Dikawal 4 Orang

Baca juga: Usulkan Damai, PDIP Nilai Wanita yang Maki Ibu Arteria Dahlan Hanya Masalah Style

"Kita telusuri pihak-pihak yang ada di video itu," tegas Jenderal Andika di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Ia mengatakan Komandan Pusat Polisi Militer telah bergerak sejak Senin (22/11/2021) malam.

"Tadi pagi sudah langsung berkoordinasi langsung dengan Polres Bandara," ujar Jenderal Andika.

"Jadi kita sifatnya siap menerima laporan dan dari dua pelapor ini seandainya ada tekanan, yang dikeluhkan dan ingin dilaporkan, kami akan proses hukum."

Kendati demikian Jenderal Andika menegaskan bahwa dirinya hanya berwenang untuk menindak anggota militer yang terlibat.

"Kalau yang bukan anggota militer biar masuk proses peradilan umum," ujarnya.

Saat ini ia masih menunggu hasil pemeriksaan yang diketahui akan dilaksanakan Rabu (24/11/2021).

"Intinya kami akan menindaklanjuti, harus," kata Jenderal Andika.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved