Terkini Daerah
Diduga Diracun, Sejumlah Anjing Mati Mendadak di Sekitar Sirkuit Mandalika, Ini Kata Warga
Warga Desa Ebunut di sekitar Sirkuit Mandalika menyebut bahwa anjing-anjing milik warga sengaja diracun oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Dia tidak dijelaskan dan tidak mengetahui mengapa ada orang-orang yang tega meracuni anjing mereka.
Namun, warga bersaksi bahwa melihat sejumlah orang yang mendatangi perkampungan dan mencari anjing jelang perhelatan WSBK.
Bukan Ulah Pihak Panitia
Budi Santoso, Kepala Pengamanan MGPA (Mandalika Grand Prix Association) mengaku tidak melakukan tindakan-tindakan seperti penangkapan apalagi meracuni anjing di sekitar sirkuit.
Ia mengakui bahwa adanya anjing dan hewan lain seperti sapi memang bisa mengganggu jalannya acara.
Namun, pihak panitia sudah memikirkan solusi terkait hal tersebut.
"Itu ancaman, ancaman bisa kita hadapi, untuk memperkecil ancaman itu, ancaman itu bisa kita hindari, kita kurangi, kita pindahkan atau mungkin dihadapi, dan untuk sapi dan juga anjing, kita tidak melakukan apa-apa," jelasnya.
Mereka, menyebut telah membuat pagar yang membuat anjing dan sapi tidak masuk ke areal sirkuit.
Pun demikian dengan pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).
Corporate Comunication ITDC, Ester Ginting mengatakan, pihaknya selalu menghormati hal masyarakat sekitar lokasi sirkuit dalam pengembangan pariwisata.
"Kami pastikan tidak pernah mengeluarkan kebijakan penanganan yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya melalui pesan singkat Senin (22/11/2021).
"Kami memasang pagar yang rapat di sekeliling sirkuit agar anjing yang sudah dihalau tidak kembali masuk ke sirkuit," katanya.
Ester juga mengimbau pemangku kepentingan tidak terpengaruh dengan isu tidak bertanggung jawab yang beredar tanpa disertai bukti yang kuat.
Animal Defenders Kecam Pelaku
Ketua Animal Defenders Indonesia (ADI), Doni Herdaru mengecam tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab yang telah meracun anjing di sekitar lokasi sirkuit.