Pembunuhan di Subang
Ramaikan Isu Adanya Saksi Terakhir Kasus Subang, Kades Jalancagak Minta Maaf, Begini Katanya
Kepala Desa Jalancagak, Subang, Jawa Barat, Indra Zainal sempat mencuatkan kabar soal adanya saksi terakhir yang diperiksa polisi beberapa hari lalu.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Kepala Desa Jalancagak, Subang, Jawa Barat, Indra Zainal sempat mencuatkan kabar soal adanya saksi terakhir yang diperiksa polisi beberapa hari lalu.
Dilansir TribunWow.com, setelah informasi itu sempat menghebohkan, polisi diketahui polisi hingga kini belum memeriksa saksi baru dalam kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu.
Sadar telah mengakibatkan kehebohan, Indra Zainal pun meminta maaf.
Ia mengaku tak mempunyai maksud apa pun terkait informasi keliru yang diungkapkannya itu.
“Judulnya mohon maaf mungkin diundur waktunya atau alasan yang lain karena saya pun dapat kabar dari orang lain,” ungkap Indra, dikutip dari TribunJabar.id, Sabtu (20/11/2021).
Baca juga: Kasus Subang, Danu Temukan 2 Bukti Penting di Kamar Mandi TKP, Gunting dan Pisau Terandam di Air
Baca juga: Soal Saksi Terakhir Kasus Subang yang Diperiksa, Danu dan Yoris Tak Dapat Panggilan, lalu Siapa?
Ia mengaku tak bermaksud membuat konten prank untuk menipu banyak orang terkait kelanjutan kasus Subang.
Indra pun menyinggung hilangnya Yana yang sempat hilang misterius.
“Sekali lagi saya tidak ada niatan untuk membuat prank atau pun membuat gaduh pada semua netizen,”
“Tidak maksud utk prank seperti Yana dan bukan membuat gaduh tapi berbagi informasi,” katanya.
“Jadi kalau saya buat channel ini untuk keuntungan, kenapa tidak sejak awal kejadian saja, daripada saya tampil di channel lain gitu, tapi saya tidak seperti itu,” tandasnya.
Beredar kabar adanya saksi terakhir yang akan diperiksa polisi jelang penetapan kasus tersangka kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), di Subang, Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, kuasa hukum Danu (21) dan Yoris (34), Achmad Taufan memastikan kliennya belum mendapat panggilan dari polisi.
Sebagai informasi, Danu dan Yoris merupakan saksi kunci yang sudah berkali-kali diperiksa polisi.
Danu bahkan sempat diperiksa secara maraton seusai mengaku menguras bak mandi di TKP.