Breaking News:

Terkini Daerah

Perawat Ditelantarkan Polisi padahal Sudah Punya Anak 2: Dia Alasan Tidak Cinta Lagi

Hidup RW menjadi terkatung-katung seusai dirinya ditelantarkan begitu saja oleh suaminya yang merupakan anggota kepolisian.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Tribunnews.com
ilustrasi oknum polisi menelantarkan istri demi mendekati wanita lain. 

TRIBUNWOW.COM - Nasib miris dialami oleh RW, seorang perawat di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sempat menikahi seorang anggota Polres Sabu Raijua, Bripda Fajar pratama Bait (27).

Rela berhenti dari pekerjaannya demi mengurus dua anak hasil pernikahannya dengan Bripda Fajar, RW justru ditelantarkan oleh suaminya yang kepincut wanita lain.

Sempat dimediasi untuk memperbaiki rumah tangga mereka, Bripda Fajar justru menyatakan sudah tidak lagi mencintai RW.

Baca juga: Mahasiswi UNRI Korban Pelecehan Dituding Terlibat Prostitusi Online, Ini Jawaban Pengacara

Baca juga: Hilang Misterius di Cadas Pangeran, Suami Kirimi Istri Voice Note Nangis Berdurasi 37 Detik

Dikutip dari POS-KUPANG.com, RW diketahui sempat menyurati Kapolda NTT terkait tingkah Bripda Fajar.

"Bripda Fajar sudah tidak mau nikahi saya. Dia beralasan sudah tidak ada rasa cinta lagi. Dia lebih memilih perempuan yang di Sabu Raijua," ujar RW.

RW bercerita, dulu dirinya mengenal Bripda Fajar saat suaminya itu bertugas di Polres Rote Ndao.

Saling kenal, ia lalu berpacaran dengan Bripda Fajar.

Bripda Fajar sendiri diketahui telah menikahi RW secara dinas lewat sidang BP4R di Polres Rote Ndao pada tahun 2015 lalu.

Pada saat itu Bripda Fajar berjanji akan menikahi RW.

Namun ketika tahun 2019 dan tahun 2020 berpindah tugas, Bripda Fajar justru menjalin hubungan dengan wanita lain.

RW mengaku sudah tak menerima nafkah bulanan dari Bripda Fajar sejak awal tahun 2020.

Selain tak mengirim gaji bulanan, nomor hpnya turut diblokir dan tidak pernah berkabar.

Dari situ dirinya mulai curiga hingga akhirnya terbongkar suaminya telah menjalin hubungan dengan wanita berinisial WK yang merupakan PNS protokol di Pemkab Rote Ndao.

Anak sulung RW sendiri kini telah dibawa oleh mertuanya di Kupang.

"Anak saya yang perempuan sudah diambil dan dibaptis oleh orang tua Bripda Fajar tanpa sepengetahuan saya sebagai ibunya. Saat ini saya merawat anak kedua saya yang laki-laki," ujar RW.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
PolisiNusa Tenggara Timur (NTT)Pemkab Rote NdaoPolda NTTPerawat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved