Cerita Selebriti
Kronologi Nirina Zubir dan Keluarga Jadi Korban Penggelapan, Warisan Mendiang Ibu Lenyap Digasak ART
Nirina Zubir menjadi korban penggelapan surat tanah yang diduga dilakukan oleh asisten rumah tangga (ART) mendiang Cut Indira Marzuki, ibundanya.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Artis Nirina Zubir menjadi korban penggelapan surat tanah yang diduga dilakukan oleh asisten rumah tangga (ART) mendiang Cut Indira Marzuki, ibundanya.
Menurut keterangan, sang ART diminta mengurus surat-surat tanah milik sang ibu yang sedianya akan diwariskan untuk Nirina Zubir dan saudara-saudaranya.
Namun, tersangka bernama Riri Kasmita tersebut justru membalikkan nama surat tanah atasannya dengan namanya sendiri.
Nirina Zubir pun menceritakan kronologi kejadian yang rupanya baru diketahui setelah sang ibu meninggal dunia.

Baca juga: Denny Sumargo Diduga Jadi Korban Penggelapan Dana Rp 800 Juta, Ketahuan karena Kecurigaan Istri
Baca juga: Sosok Lina Yunita, Pelapor Dugaan Penggelapan Uang oleh David NOAH, Akui Pinjamkan Rp 1,1 Miliar
Melalui konferensi pers yang dilakukan di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021), ia ditemani sang kakak, Fadhlan Karim dan kuasa hukum memberi penjelasan.
Rupanya, ibu Nirina yang saat itu kondisinya sudah mulai menurun, tak menemukan surat-surat tanah miliknya.
Sang ibu pun meminta tolong asisten rumah tangga kepercayaannya untuk mengurus surat tersebut.
Namun, sang ART justru menyalah gunakan kepercayaan tersebut dan mengubah nama aset sang ibu.
"Awal mulanya adalah ibu saya mengira surat-surat tanahnya hilang, sehingga dia minta tolong ART yang memang sudah berkerjasama dari tahun 2009 untuk dibantu diurus suratnya," kata Nirina Zubir dilansir kanal YouTube Star Story.
"Alih-alih diurus, kenyataan yang terjadi adalah dia diam-diam menukar surat-surat yang diminta tolong itu dengan namanya pribadi, atas nama Riri Kasmita bersama suaminya, Edrianto."
Menurut penyelidikan, enam surat tanah tersebut sudah digunakan ART-nya untuk mendapatkan uang.
Beberapa digadaikan dan dijual, diduga sebagai modal untuk membuka usaha ayam frozen.
"Ada sebagian diagunkan ke bank, dan sebagian lagi dia jual," terang Nirina Zubir.
"Dan dugaan kami, uang-uang itu dipakai untuk modalnya dia untuk memiliki bisnis ayam frozen yang cabangnya sudah memiliki lima cabang."
Sang ART dan suaminya, kemudian meminta bantuan kenalannya, PPAT Farida.