Terkini Daerah
Cabuli Anak Tetangganya yang Masih SMP, Pria di Wonogiri Ngaku Sering Lihat Live Streaming Asusila
Seorang pria di Wonogiri berkali-kali mencabuli siswi SMP yang merupakan tetangganya sendiri.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Seorang pria berinisial MM (43) tega mencabuli anak dari tetangganya sendiri yang masih berusia 14 tahun berulang kali sejak akhir tahun 2020 hingga terakhir pada November 2021 ini.
Korban yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) dicabuli di rumahnya sendiri oleh pelaku, tepatnya di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Pelaku pencabulan itu diketahui sudah lama menduda sejak bercerai dengan istrinya 10 tahun yang lalu.
Baca juga: Seret Celurit di Jalan Raya, Siswa SMA di Wonogiri Nangis saat Diciduk di Rumah
Baca juga: Sosok Pria yang Bunuh Ibu lalu Biarkan Jasadnya hingga Keesokan Hari, Tak Nyambung saat Ditanya
Dikutip dari TribunSolo.com, pelaku mengakui dirinya kerap menonton live streaming berbau mesum di sebuah aplikasi media sosial (medsos).
Sebelum melakukan aksinya mencabuli korban, pelaku mengakui ia terangsang seusai menonton live streaming di aplikasi tersebut.
Pelaku tak menampik bahwa dirinya sudah kenal dekat dengan ayah korban.
"Ya biasa, awalnya bercanda dulu. Karena sering bertemu juga dengan dia (korban). Sering main karena tetangga, ayahnya korban juga teman saya," ujar pelaku, Senin (15/11/2021).
Pelaku sehari-hari bekerja sebagai petani dan tukang potong ayam.
Diam-diam Masuk ke Rumah
Satu dari beberapa aksi pencabulan pelaku dilakukan dengan cara diam-diam masuk ke rumah korban.
Korban saat itu sedang tiduran di depan televisi.
Masuk ke dalam rumah tanpa sepengetahuan korban, pelaku langsung melancarkan aksinya mencabuli korban.
Baca juga: Pengacara Pernah Minta Yosef Jujur Bunuh Tuti dan Amalia atau Tidak, Ini Jawabannya
Seusai melakukan aksinya pelaku kemudian pulang seperti biasa bersikap normal.
Kasus ini terungkap ketika korban dibawa ke luar rumah oleh rekannya lalu dipertemukan dengan kakak kandungnya.
Korban kemudian menceritakan semua yang ia alami ke kakak kandungnya.