Konflik di Afghanistan
Taliban Ganti Patung Pemimpin Hazara dengan Replika Al-Quran, Dituduh Coba Musnahkan Sejarah
Patung pemimpin kelompok Hazara di Afghanistan, diledakkan oleh Taliban pada Agustus lalu dan diganti dengan replika Al-Quran hingga picu perdebatan.
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Atri Wahyu Mukti
Mazari merupakan pemimpin milisi yang sangat anti-Taliban.
Dia terbunuh pada 1995 silam, setelah ditawan oleh kelompok tersebut.
Mereka menembaknya saat Mazari mencoba merebut senjata dari salah satu pengawal Taliban, ketika akan dipindahkan menggunakan helikopter.
Presiden Ashraf Ghani secara resmi memberikan gelar "Martir untuk Persatuan Nasional Afghanistan" kepada Mazari pada 2016.
Anggota Dewan Provinsi Bamiyan, Abdul Ali Shafaq, mengatakan bahwa dia akan berbicara dengan para pejabat Taliban.
Pihaknya mengaku akan mendesak mereka untuk membatalkan langkah tersebut.
"Ini adalah masalah yang sangat sensitif, itu mungkin bisa memicu reaksi," kata Abdul Ali Shafaq.
Orang-orang di Bamiyan disebutkan sangat mencintai sosok Mazari.
"Orang-orang di Bamiyan menyukai Mazari, mereka membuat patung baru untuk menggantikan yang hancur sebagian."
Komunitas Hazara yang sebagian besar Syiah, menyumbang 10 persen dari hampir 38 juta penduduk di Afghanistan.
Mereka sudah lama mengalami persekusi oleh kelompok ekstremis Sunni, seperti ISIS. (TribunWow.com/Alma Dyani P)
Berita terkait Konflik di Afghanistan lain