Terkini Nasional
Selama 6 Bulan Ratusan Ton Besi di Proyek Kereta Cepat Dicuri, Polisi Curiga Ada Orang Dalam
Mereka ditangkap saat melancarkan aksinya di wilayah Cipinang Melayu, Jakarta Timur, DKI Jakarta pada dini hari.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Kronologi Penangkapan
Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Makasar Iptu Mochamad Zen menyebutkan, kerugian mencapai Rp 1 miliar lebih.
Data itu didapat dari pengelola protyek berdasar jumlah inventarisasi besi yang hilang.
"Barang bukti hasil inventarisasi dari Juli sampai Oktober 2021, tercatat di daftar material yang hilang diperkirakan seharga Rp 1 miliar lebih," kata Zen dalam keterangannya, Senin kemarin dikutip dari Kompas.com.
Awalnya, aksi pencurian tersebut diketahui oleh petugas keaamanan PT Wika dan sejumlah warga yang memang sedang berjaga.
Petugas merasa curiga karena tidak mengenali para maling yang sedang mengangkut sejumlah besi ke dalam mobil pick up.
"(Petugas keamanan) melihat potongan besi ada di deket pagar, dan pagar proyek dalam keadaan terbuka," ujar Zen.
Petugas keamanan bersama-sama warga berusaha menangkap para pelaku.
Namun, para pelaku berusaha melawan dengan cara mencoba menabrak petugas keamanan dan warga.
"Ada warga yang mengambil batu dan melempar mobil pikap sehingga kaca mobil itu pecah," kata Zen.
Kini, lima orang pencuri besi ini telah diamankan Polres Metro Jakarta Timur.
Mereka adalah Syafi'i Ardianto, Abdul Rohim, Sandi Utama, M Luthfi, dan Daryono.
Disebutkan bahwa kelima pelaku yang ditangkap memiliki peran masing-masing.
Ada yang merusak pagar akses di lokasi, ada juga yang perannya mengangkut besi dari lokasi.
Namun, terdapat pelaku lain berjumlah tujuh orang yang menjadi DPO dengan nama Gunawan, Ferri, Gandi, Iqbal, Rahman, Darman, dan Achmad Maidi yang masih buron. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Artikel ini diolah dari Tribunnews.com yang berjudul Ratusan Ton Besi Proyek Kereta Cepat Dicuri, Polisi Sebut Ada Keterlibatan Orang Dalam dan Kompas.com yang berjudul Saat 111 Ton Besi Proyek Kereta Cepat Dicuri dalam 6 Bulan, Polisi Endus Keterlibatan Orang Dalam