Breaking News:

Terkini Daerah

Kapal Penyeberangan di Tuban Terguling, Korban Selamat Ceritakan Aksi Heroiknya Amankan Nyawa Balita

Kapal penyeberangan yang menghubungkan antara Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur mengalami kecelakaan pada Rabu (3/11/2021).

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Surya.co.id/Sudarsono
Petugas polisi dan BPBD melakukan pencarian korban kapal terbalik i sungai penghubung Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel dengan Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Rabu (3/11/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kapal penyeberangan yang menghubungkan antara Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur mengalami kecelakaan pada Rabu (3/11/2021).

Kapal yang melintasi Sungai Bengawan Solo itu terbalik dan menghanyutkan belasan orang yang menjadi penumpang sekaligus awak kapal di sungai yang cukup besar itu. 

Dalam peristiwa itu, terdapat kisah heroik di mana korban selamat bernama Novi Andi Susanto (29) yang menjadi penumpang kapal, berhasil menyelamatkan nyawa balita berusia tiga tahun bernama Abdullah Dimiati. 

Novi Andi Susanto, warga Sidorejo, Kecamatan Tuban, penumpang kapal yang tenggelam berhasil selamat dan menyelamatkan balita, saat ditemui di Puskesmas Rengel, Rabu (3/11/2021).
Novi Andi Susanto, warga Sidorejo, Kecamatan Tuban, penumpang kapal yang tenggelam berhasil selamat dan menyelamatkan balita, saat ditemui di Puskesmas Rengel, Rabu (3/11/2021). (Surya.co.id/Sudarsono)

Baca juga: Hasil Investigasi Polisi atas Kecelakaan Maut Transjakarta, Sopir yang Meninggal Jadi Tersangka

Baca juga: Detik-detik Kapal Besar Bermuatan 43 Ribu Ton Tersangkut di Terusan Suez, Jalur Sempat Dialihkan

Andi, yang menceritakan kisahnya menyebut bahwa arus sungai pada saat itu cukup deras dan menyeret seluruh penumpang termasuk dirinya. 

"Saat kapal terguling, semua penumpang terseret arus, termasuk saya," katanya, seperti dikutip dari Surya.co.id, Kamis (4/11/2021).

Begitu kapal terguling, dia mengatakan bahwa dirinya melihat sosok balita yang sedang dipeluk ibunya. 

Merasa khawatir, dengan spontan dia menghampiri kedua orang tersebut dan ikut menggenggam balita bernama Abdullah itu. 

Dengan tenaganya, dia membawa balita itu berenang hingga akhirnya bisa diselamatkan.

"Ya saya langsung gapai bayi tersebut dari pelukan ibunya, saya ajak berenang, alhamdulillah bisa selamat," terangnya.

Andi menceritakan bahwa dirinya memang rutin menaiki kapal penyeberangan tersebut untuk berangkat dan pulang kerja. 

Sebelum adanya tragedi itu pun, dia mengaku bahwa dirinya tidak merasakan ada keanehan atau dirasakan baik-baik saja. 

"Tidak merasakan keanehan apapun, saya biasa saja," katanya. 

Baca juga: Bukan soal Kasus Subang, Danu Diperiksa 5 Jam Justru Ditanya Ini, Penyelidikan Banpol Masih Misteri?

Dari informasi yang diterima Surya.co.id, bayi tersebut merupakan anak dari pasangan Basori (54) dan Tasmiatun (34), warga Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Tuban.

Mereka akan berangkat untuk hajatan ke Bojonegoro, juga mengajak kakaknya Abdul Hadi atau Aab (9).

Namun, hingga kini, ayah dari anak tersebut, Basori belum ditemukan.

Halaman
123
Sumber: Surya
Tags:
Kapal TenggelamTubanBojonegoroBengawan Solo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved