Terkini Daerah
Ternyata Salah Sasaran, Ini Motif Sepele Kakak Ipar Racuni Adik Ipar di Klaten, Bermula dari Cemburu
Setelah menghabisi nyawa adik iparnya, Hany Dwi Susanti, SRB kini hanya bisa menyesali perbuatannya.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana menyebut pelaku membayar Rp 15 ribu untuk mendapatkan racun tersebut.
"Tersangka mendapatkan barang tersebut dari salah satu toko pupuk di Kecamatan Juwiring," terang Guruh.
Baca juga: Fakta Ibu Muda di Klaten Tewas Diracun Kakak Ipar, Kronologi Kejadian hingga Sosok Pelaku
Baca juga: Istri Tewas Diracun, Suami di Klaten Sempat Cicipi Minuman Korban: Mulut Jadi Keras
Namun, racun yang sudah disiapkan pelaku ternyata salah sasaran.
Korban Hany tewas seketika seusai menenggal air minum bercampur racun dari kulkas.
Mengetahui korban tewas, pelaku langsung melarikan diri ke Wonogiri, Jawa Tengah.
"Setelah mengetahui yang menjadi korban istri Sigit, tersangka melarikan diri ke Wonogiri."
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau paling lama seumur hidup.
Kronologi Kejadian
Sebelum tewas diracun, korban baru saja pulang dari belanja bersama anak-anaknya.
Sesampainya di rumah, korban langsung menenggak air minum dari dalam kulkas.
Korban saat itu mengatakan pada suaminya bahwa air yang diminumnya terasa pahit.
Hanya beberapa menit berselang, korban langsung tergeletak di ruang utama rumahnya.
Suami korban, Sigit Nugroho (35) menyebut saat itu ia tengah memerbaiki plafon.
"Setelah itu, saya turun dari memperbaiki atap plafon rumah, tiba-tiba istri saya terlihat sempoyongan lemas dan jatuh, saya tangkap," terang Sigit.
Sigit kemudian meminta tolong pada warga sekitar.
Baca juga: Istri Tewas Diracun, Suami di Klaten Sempat Cicipi Minuman Korban: Mulut Jadi Keras
Baca juga: Curiga Pernah Diracuni, Suami di Pekanbaru Bunuh Istri Sirinya karena Korban Terus Membantah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/irt-di-desa-taji-kecamatan-klaten-kabupaten-klaten-sarbini-saat-di.jpg)