Breaking News:

Virus Corona

Penyintas Covid-19 Diminta Pantau Kondisinya selama 12 Minggu setelah Masa Infeksi, Ini Alasannya

Hal ini masih tidak dimengerti dengan pasti dan ada sejumlah kemungkinan yang bisa terjadi seperti penurunan fungsi organ hingga masalah kecemasan.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
YouTube/ABC News (Australia)
Suasana rumah sakit yang dipenuhi pasien Covid-19 (1/9/2021). Pasien yang dirawat di rumah sakit diduga lebih rentan mengalami long Covid. 

"Jangan segan-segan bagi masyarakat untuk periksa, jika dulu sebelum terkena Covid tidak punya gejala seperti ini tapi setelah Covid mengalami gejala, apapun itu, sebaiknya konsultasi," terangnya.

Selain itu, Siswanto juga memberikan tips yang bisa dilakukan untuk pemulihan pasca-infeksi Covid-19, yaitu:

- Konsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat

- Lakukan intermittent fasting atau diet puasa

- Tidur berkualitas 6-8 jam di malam hari

- Perbanyak konsumsi vitamin C, D, B, E, dan antioksidan.

- Hindari stres serta mengontrol penyakit penyerta.

"Tubuh kita punya mekanisme untuk repair organ yang mengalami kerusakan sel, namanya autofagi. Proses ini butuh stimulus, perlu ada pengkondisian tertentu," tutup Siswanto.

Definisi Klinis Long Covid

Organisasi Kesehatan Dunia secara resmi telah menerbitkan definisi klinis dari fenomena long Covid. 

Berbeda dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC), WHO menetapkan bahwa jarak minimal bisa disebut long Covid adalah jika penyintas mengalami gejala minimal selama dua bulan. 

"Kondisi post Covid-19 terjadi pada individu dengan riwayat kemungkinan atau terkonfirmasi Infeksi SARS-CoV-2, biasanya 3 bulan sejak awal Covid-19 dengan gejala, yang berlangsung selama minimal 2 bulan dan tidak dapat dijelaskan dengan diagnosis alternatif," tulis situs resmi WHO, Jumat (6/10/2021).

Dalam mendefinisikan long Covid, WHO juga menyebut tiga gejala yang dikatakan paling sering terjadi.

Gejala tersebut termasuk kelelahan, sesak napas, dan disfungsi koginitif.

Dilansir dari situs Persatuan Bangsa-Bangsa (UN), dijelaskan bahwa dalam sebuah dokumen yang menyebut alasan untuk membuat definisi kasus klinis standar global.

Halaman
123
Sumber:
Tags:
Virus CoronaCovid-19Penyintas Covid-19Long CovidUniversitas Gadjah Mada (UGM)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved