Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Sambil Tersenyum Pengacara Ungkap Alibi Yosef di Kasus Subang yang Jadi Bahan Pemeriksaan ke-14

Dalam pemeriksaan ke-14 ini Pengacara Yosef, Rohman Hidayat mengaku tidak ada pertanyaan-pertanyaan baru untuk kliennya.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Mohamad Yoenus
Kompas TV
Pengacara Yosef, Rohman Hidayat dan timnya di Satreskrim Polres Subang, Kamis (21/10/2021) malam. Rohman menyebut alibi Yosef didukung banyak saksi lain. 

TRIBUNWOW.COM - Dua bulan lebih kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat belum terungkap, kini suami Tuti, Yosef, kembali jalani pemeriksaan sebagai saksi. 

Dalam pemeriksaan ke-14 ini Pengacara Yosef, Rohman Hidayat menyebut bahwa tidak ada pertanyaan-pertanyaan baru untuk kliennya.

"Enggak ada yang baru, di situ hanya melengkapi detail yang ditanyakan," kata Rohman di Polres Subang, Kabupaten Subang, Kamis (22/10/2021), dikutip dari Kompas TV.

Baca juga: Penjelasan Lengkap Kades Jalancagak terkait Kronologi Penemuan Jasad Korban Pembunuhan di Subang

Baca juga: Yosef Bersama Saksi Lain sebelum Pembunuhan Subang, Tuti dan Amalia Berada di Luar Rumah Lakukan Ini

Yosef diketahui keluar dari ruang Satreskrim Polres Subang setelah 8 jam sejak dia pertama kali masuk ke sana. 

Terkait lamanya waktu itu, Rohman menyebut hal itu bukan karena proses pemeriksaan yang lama, namun karena ada hal lain yang dibahas. 

"Kurang lebih 15 sampai 20 pertanyaanlah, kebanyakan kita mengobrol, bicara dengan penyidik, menyampaikan beberapa hal, diskusi ya," katanya. 

Pemeriksaan itu merupakan pemeriksaan ke-14 setelah hampir sebulan dari pemeriksaan ke-13. 

Rohman pun terlihat tersenyum seperti merasa puas ketika ditanyakan terkait detail-detail yang ditanyakan pihak penyidik. 

Menurutnya detail-detail yang didapat semakin membuktikan bahwa kliennya tidak bersalah dalam kasus ini. 

"Keterangannya semakin jelas hari ini bahwa alibi klien saya itu sudah jelas," katanya. 

Baca juga: Konten soal Kasus Subang Disebut Bisa Picu Perpecahan Keluarga Korban, Ini Strategi Pengacara Yoris

Dikatakan bahwa alibi Yosef pada malam hari tanggal 17 Agustus dan pagi hari tanggal 18 Agustus didiukung dengan keterangan-keterangan saksi yang lain. 

Bahkan yang memperkuatnya ada beberapa orang dan bukan hanya satu orang. 

"Bahwa di pagi hari pada tanggal 18 Agustus itu bukan hanya Encan saja tukang serabi yang melihat keberadaan Yosef pagi-pagi tetapi ada tiga orang lagi yang menyaksikan ada, antri beli serabi," katanya.

"Bahkan waktu berangkat ke luar rumah (rumah istri muda Yosef, Mimin) pun untuk berangkat ke Ciseuti (lokasi TKP) itu ada satu orang saksi lagi yang menyaksikan," lanjutnya. 

Kemudian di malam hari sebelumnya atau tanggal 1 Agustus, keberadaan Yosef juga disaksikan oleh satu saksi yang merupakan Ketua RT, Deden. 

Pada malam itu disebutkan bahwa Tuti dan Amalia sedang pergi ketika Yosef dan Deden di rumah.

"Jadi mendetailnya begini, bahwa sebelum Pak Yosef keluar dari rumah kurang lebih pada jam 8 malam itu almarhumah Amalia dan Bu Tuti sedang berada di luar rumah, kalau tidak salah melihat bulan purnama."

"Pada saat itu Pak Yosef sedang ada di dalam rumah dan ada saksi lain yang bernama Deden masuk ke dalam rumah, sementara Amalia dan Bu Tuti masih di luar," kata Rohman. 

"Nah ketika Pak Yosef mendapatkan telepon dari Bu Mimin, Pak Deden pulang, dan Ibu Tuti bersama Amalia masuk kerumah, Pak Yosef pamit untuk pergi kerumah Bu Mimin."

"Nah dari situ Ibu Tuti menyampaikan bahwa portalnya (yang ada di depan rumah) ditutup kembali, jelas Pak Yosef pada saat itu menutup portal bagian depan."

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved