Pembunuhan di Subang
Pemeriksaan Yosef ke-14 di Kasus Subang, Harapan Pengacara: Semoga Tidak Hanya Titik Terang Saja
Dalam pemeriksaan Yosef yang ke-14 tersebut, Pengacara Yosef, Rohman menyebut dirinya berharap ada perkembangan terkait kasus Subang.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Rekarinta Vintoko
Namun, Yosef hanya memilih pasrah dan mendoakan agar pembunuh anak dan istrinya segera tertangkap.
"Ya. kalau saya kan orangnya lurus-lurus saja, banyak fitnah tapi saya terima saja, saya tidak ada apa-apa pada kasus ini," ucap Yosef di TPU Istuning, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jumat (8/10/2021).
"Kami tidak akan mendahului, kami semua hanya bisa berharap agar kasus ini secepatnya terungkap, saya hanya minta dukungannya saja kepada masyarakat," katanya.
Sejak berjalannya kasus ini pada Rabu (18/8/2021) atau sekitar dua bulan yang lalu, memang banyak spekulasi liar di masyarakat.
Bahkan, berbagai asumsi di masyarakat tidak masuk akal dan juga ada yang berbau klenik atau mistis.
Sejumlah konten di media sosial bahkan seolah-olah bisa memanggil arwah korban dan menceritakan siapa pelakunya.
Yosef, di sisi lain menyampaikan bahwa dirinya tidak mau ikut-ikutan untuk berspekulasi di kasus yang telah hampir dua bulan dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Saya 100 persen mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini," katanya.
Menghadapi banyak opini publik yang menyerangnya, Yosef juga diketahui berkali-kali memberikan klarifikasi dan menyebutkan alibinya yang kuat.
Dia juga telah berkali-kali bersumpah atas nama tuhannya dan menyebut bahwa bukan dia pembunuh atau dalang pembunuhan itu.
Namun, Pengacara Yosef, Rohman Hidayat menyebut akan membawa kasus yang menyudutkan Yosef ke ranah pidana.
Terlebih pada konten mistis yang menyebut Yosef adalah pelakunya.
Dia mengatakan kasusnya tengah ditangani di Polda Jawa Barat untuk melihat apakah konten yang dibuat termasuk menyebarkan berita bohong.
"Saya juga sudah konsultasi ada beberapa video berapa Youtuber juga, Youtuber lokal di Subang juga ada sudah dilaporkan, sekarang sedang dianalisa oleh teman-teman penyidik Polda," katanya, Kamis (14/10/2021).
Namun Rohman tidak menjelaskan konten apa yang dimaksud dan siapa yang telah dilaporkannya.