Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Pernyataan Baru Yosef, Sebut Tak Ada Kaitan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang dengan Yayasan

Tim kuasa hukum Yosef, Deden Nasution, membeberkan pernyataan terbaru dari kliennya terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

YouTube Kompas TV
Yosef (55) dalam kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (9/10/2021). Kuasa hukum Yosef membeberkan pernyataan terbaru kliennya yang mengatakan tak ada kaitan antara kasus pembunuhan di Subang dengan yayasan miliknya pada Senin (18/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Tim kuasa hukum Yosef, Deden Nasution, membeberkan pernyataan terbaru dari kliennya terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Yosef, suami Tuti Suhartini (56) sekaligus ayah Amalia Mustika Ratu (23), meyakini tidak ada kaitan antara yayasan miliknya dengan kasus yang menewaskan istri dan putrinya tersebut.

Pria berusia 55 tahun itu diketahui memiliki sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan bernama Yayasan Bina Prestasi Nasional.

Sekolah Yayasan Bina Prestasi Nasional milik Yosef yang berada di Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (14/10/2021).
Sekolah Yayasan Bina Prestasi Nasional milik Yosef yang berada di Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (14/10/2021). (TribunJabar.id/Dwiky Maulana)

Baca juga: 61 Hari Kasus Subang, Dokter Ahli Forensik Kembali Beri Tanggapan: Kita Cari Petunjuk Lain

Baca juga: Saksi Beberkan Aksi Yosef sebelum Laporkan Kasus Subang, Ternyata Sempat Telepon Sambil Marah-marah

Kedua korban pembunuhan di Subang, yakni Tuti dan Amalia, juga bekerja di yayasan yang terletak di Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang, Subang, Jawa Barat itu.

Tuti bekerja sebagai bendahara yayasan.

Sementara Amalia, memegang posisi sebagai sekretaris.

Anak laki-laki Tuti dan Yosef, Yoris, juga diketahui menjadi satu di antara pengelola dan menjabat sebagai ketua yayasan.

Kendati demikian, Yosef menyebutkan tidak terdapat sangkut paut apa pun antara kasus pembunuhan Tuti dan Amalia dengan yayasannya.

"Keterangan dari Pak Yosef sendiri kepada kami kuasa hukumnya bahwa tidak ada sangkut pautnya kasus kematian dari kedua korban dengan yayasan," ucap Deden Nasution kuasa hukum Yosef di Subang, Senin (18/10/2021), dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id.

Meskipun dikelola oleh kedua korban pembunuhan di Subang, Yosef mengaku tidak ada permasalahan apapun semenjak kematian Tuti dan Amalia terungkap pada 18 Agustus lalu.

Deden menjelaskan, memang ada banyak dari pengurus yayasan yang sudah dijadikan saksi dalam perkara kasus Subang tersebut oleh pihak kepolisian.

Namun, itu dikarenakan para pengurus Yayasan Bina Prestasi Nasonal masih berada dalam satu keluarga dengan kedua korban.

"Memang dalam yayasan sendiri semuanya masih keluarga, seperti Yoris (34) ketua yayasan anak tertua dari Yosef struktur dari yayasan juga masih keluarga," katanya.

Hal serupa juga sempat dibeberkan oleh Rohman Hidayat yang juga adalah kuasa hukum Yosef.

Diungkapkan oleh Rohman, Yayasan Bina Prestasi Nasional memang mengalami hambatan, tetapi tidak ada masalah yang dikaitkan dengan kasus pembunuhan di Subang.

Kasus pembunuhan yang menewaskan Tuti dan Amalia serta akrab disebut kasus Subang itu terkuak sejak 18 Agustus lalu.

Jasad keduanya ditemukan bertumpuk di dalam bagasi mobil Alphard yang terparkir di rumahnya di Desa Ciseuti, Kecamatan Jalancagak, Subang, Jawa Barat.

Baca juga: Yosef Selalu Menangis Tiap Ingat Perkataan Korban Kasus Subang, Ternyata Amalia Punya Keinginan Ini

Baca juga: Yosef Ngaku Didatangi Korban Kasus Subang dalam Mimpi, Dipanggil Amalia hingga Minta Temukan Pelaku

Meski sudah bergulir selama dua bulan, pelaku yang bertanggung jawab belum juga ditemukan.

Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk bisa segera mengungkap kasus tersebut.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved