Terkini Daerah
Keluarga Korban Tragedi Susur Sungai di Ciamis Menangis di Pangkuan Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut mengutarakan rasa bela sungkawa terhadap keluarga korban tragedi susur sungai di Ciamis.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Kemudian menyusuri Sungai Cileueur yang sebenarnya saat ini sedang tidak deras, dan cenderung tenang.
Rombongan kegiatan susu sungai tersebut dibagi per regu, tiap regu dipimpin oleh guru pemimpin, melakukan penyusuran sungai.
”Namun pukul 15.00 ada informasi salah satu rombongan mengelami musibah, tenggelam di ruas sungai,” katanya.
Baca juga: Sosok Pria yang Nekat Bekerja meski 5 Ruas Tulang Iganya Patah Viral, Ngaku demi Nafkahi Keluarga
Menyusul kejadian tersebut dilakukan pencarian dari berbagai potensi SAR yang datang ke lokasi kejadian termasuk oleh warga.
Disampaikan oleh Herdiat bahwa ketika tim kepanduan melakukan kegiatan susur sungai di lokasi yang biasanya memiliki arus tenang.
Namun, pada Jumat siang diketahui arus berubah menjadi deras dan kuat.
"Memang kondisi airnya itu tenang, diduga 11 orang pelajar ini terbawa arus yang kuat dan menuju muara sungai," kata Herdiat di lokasi kejadian, Jumat malam, dikutip dari Kompas.com.
Disebutkan bahwa lokasi para korban ditemukan merupakan muara dari dua aliran sungai sehingga terjadi putaran air.
"Yang kena musibah dinyatakan meninggal dunia ada 11 orang. Terdiri dari delapan laki-laki dan tiga perempuan," sambungnya.
"SAR gabungan menemukan para korban berada di sana, semuanya," ungkapnya.
Korban Tersangkut di Bebatuan
Warga meyakini bahwa sungai tersebut memang biasaya memiliki kondisi air yang tenang.
Bahkan, tidak ada hal-hal mistis yang melekat pada sungai tersebut.
“Terlebih seperti sekarang ini, airnya tenang tidak deras. Disini biasanya banyak yang mancing sampai malam. Kalau dibilang angker tidak begitu juga, buktinya banyak yang mancing di sini sampai malam,” ujar Ismael (53), warga sekitar saat ditemui di lokasi, dikutip dari Tribun Jabar.
Ismael yang ikut membantu tim evakuasi sempat menemukan dua orang korban saat menyelam.