Breaking News:

Terkini Daerah

Masuk ICU Dikeroyok Teman Sekolah, Bocah SD Tak Sadarkan Diri Berhari-hari, Begini Kronologinya

Seorang siswa kelas V SDN 1 Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Waras, Sumatera Selatan, berinisial AD (12) terbaring di ruang ICU.

surya/febrianto ramadani
A, bocah 11 tahun, anak ART yang mengaku disiksa majikan saat ditemui Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Minggu (9/5/2021). Foto kanan: ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang siswa kelas V SDN 1 Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, berinisial AD (12) terbaring tak berdaya di ruang ICU dr Sobirin, Lubuklinggau.

Dilansir TribunWow.com, AD tak sadarkan diri setelah berkelagi dengan teman sekolahnya, Senin (11/10/2021).

Perkelahian tersebut diduga terjadi pada Senin (11/10/2021) di sekitar sekolah sekira pukul 07.00 WIB.

Peristiwa ini diketahui setelah para siswa masuk kelas dan menjalankan rutinitas berdoa bersama.

Saat itu, AD tak ikut berdoa dan terlihat lesu.

Saat ditanya, korban mengaku sempat berkelahi dengan siswa lain.

AD kemudian dibawa ke Unite Kesehatan Sekolah (UKS).

Baca juga: Cerita Pedagang Cabai yang Jadi Tersangka seusai Dianiaya Preman, Sempat Ditawari Uang Damai Segini

Baca juga: Fakta Baru Kasus Pedagang Jadi Tersangka seusai Dianiaya Preman, Kapolsek Kena Imbas hingga Dicopot

Karena kondisinya terus memburuk, korban dibawa ke Puskesmas Selangit sebelum akhirnya dirujuk ke RS dr Sobirin di Lubuklinggau.

Sementara itu, ibu korban, Novikawati mengaku sangat prihatin melihat anaknya terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit.

Ia menyebut tak tahu persis kronologi pengeroyoksn ysng menimpa anak bungsunya itu.

“Saya sedih pak melihat dia (AD terbaring di rumah sakit)," ungkap Novikawati, dikutip dari TribunSumsel.com, Rabu (13/10/2021).

Menurut Novikawati, saat itu ia dan sang suami tengah berada di kebun.

Tiba-tiba ia diberi kabar bahwa korban berkelahi dengan teman sekolah.

Novikawati dan suami pun langsung pulang karena khawatir dengan keadaan korban.

Sesampainya di rumah, ia justru mendengar kabar anaknya sudah berada di puskesmas.

“Kondisinya setengah sadar, katanya lehernya sakit. Saat itu Aditya sudah dipasangi tabung oksigen, dan sempat berak (buang air besar),” ucapnya.

"Kasus ini sudah diketahui pihak kepolisian. Bahkan petugas sudah datang ke RS dr Sobirin."

Baca juga: Diduga Rebut Suami Anggota DPRD, Oknum Camat Ngaku Dianiaya dan Laporkan Keluarga Istri Sah

Baca juga: Fakta Viral Ibu Aniaya Anak di Jalan karena Hasil Mengemisnya Kurang, Ditarget Ratusan Ribu Sehari

Alami Cidera di Tulang leher

Dokter yang menangani korban, dr Hazairin menyebut korban mengalami masalah di tulang leher akibat dikeroyok temannya.

Disebutnya pihak rumah sakit sudah melakukan upaya penanganan dan CT scan terhadap korban.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved