Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Yosef dan Mimin Disudutkan Lewat Koten YouTube terkait Pembunuhan Subang, Pengacara: Kami akan Lapor

Yosef dan Mimin siap laporkan YouTuber yang menyudutkannya dalam koten terkait pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Atri Wahyu Mukti
Kompas TV
Saksi dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, Yosef, (kanan) dan Pengacaranya, Rohman Hidayat (kiri) dalam tayangan AIMAN yang diunggah di Youtube Kompas TV, Selasa (28/9/2021). Terbaru, Rohman Hidayat akan melaporkan YouTuber yang menyudutkan kliennya, Kamis (14/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Subang, Jawa Barat, hingga kini masih belum terungkap.

Belum terungkapnya kasus tersebut, ternyata menimbulkan banyak spekulasi.

Celakanya, ada pihak-pihak yang merasa tersudutkan atas spekulasi liar terkait kematian Tuti Suhartini (54) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Barang-barang polisi bekas autopsi atau membedah jasad Amalia dan Tuti di kasus Subang masih berserakan di sekitar makam korban perampasan nyawa anak dan ibu.
Barang-barang polisi bekas autopsi atau membedah jasad Amalia dan Tuti di kasus Subang masih berserakan di sekitar makam korban perampasan nyawa anak dan ibu. (Tribun Jabar / Dwiky Maulana)

Baca juga: Disebut Hadir Bersama Yosef untuk Mengurus Rekening Korban Kasus Subang, Ini Kata Yoris

Pihak yang merasa tersudutkan itu di antaranya adalah Yosef (55) dan istri mudanya, Mimin Mintarsih (51).

Yosef merupakan suami dari korban Tuti dan ayah dari Amalia Mustika Ratu.

Tim kuasa hukum dari Yosef dan Mimin akan bertindak tegas kepada siapapun yang secara terus menerus menyudutkan kedua kliennya.

Hal itu disampaikan oleh Rohman Hidayat selaku tim kuasa hukum dari Yosef mengatakan.

Pihaknya akan melaporkan kepada polisi apabila masih banyak konten-konten di media sosial yang tendensius dan menyudutkan dari kedua kliennnya.

"Ya jadi begini, konten yang berkaitan dengan konten pemberitaan kasus Subang ini saya sudah warning sekali lagi," ucap Rohman dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Kamis (14/10/2021).

"Buat siapapun diluar sana yang sengaja atau tidak sengaja menyebarkan berita bohong, saya pastikan akan melaporkan ke Polda Jawa Barat Cyber Crime."

Baca juga: Dokumen Tak Lengkap Jadi Kendala Buka Rekening Korban Kasus Subang, Pengacara Yosef: Biar Penyidik

Baca juga: Masih Sedih setelah 2 Bulan Kasus Subang, Anak Yoris yang Berusia 5 Tahun Buat Lukisan Kenang Korban

Rohman menegaskan, pihaknya sudah berkonsultasi kepada pihak kepolisian terkait konten-konten yang diunggah.

Terutama, sejumlah konten Youtube yang diduga sudah menyalahi aturan dan dinilai sudah mendahului dari pihak kepolisian.

"Saya juga sudah konsultasi ada beberapa video berapa Youtuber juga, Youtuber lokal di Subang juga ada sudah dilaporkan, sekarang sedang dianalisa oleh teman-teman penyidik Polda," katanya.

Lebih lanjut Rohman mengatakan, konten-konten video yang dinilai sudah memasuki kategori dari UU ITE serta sangat menyudutkan dari kedua kliennya, pelaporan akan resmi dilayangkan langsung oleh pihaknya.

Sebagaimana diketahui, kasus pembunuhan di Subang itu memang dinilai sangat menjadi sorotan dari publik sendiri.

Pasalnya, kedua korban merupakan ibu dan anak yang ditemukan tewas secara mengenaskan di dalam bagasi mobil mewah jenis Alphard milik korban.

Hingga nyaris dua bulan, polisi tampaknya masih sangat kesulitan untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kalo memang masuk unsur pelanggaran Undang-Undang ITE ya akan segera kita akan melakukan pelaporan yang resminya," ujar Rohman.

Baca juga: Datang di Mimpi Yoris dan Istri, Begini Isi Pesan Tuti Korban Kasus Subang, Singgung Keluarga

54 Saksi Diperiksa

Sedikit demi sedikit, polisi telah mengumpulkan fakta-fakta terbaru sehubungan dengan kasus pembunuhan di Subang.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved