Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Masih Sedih setelah 2 Bulan Kasus Subang, Anak Yoris yang Berusia 5 Tahun Buat Lukisan Kenang Korban

Tak terkecuali anak Yoris, yang artinya cucu dari Tuti dan keponakan Amalia yang masih berusia lima tahun. 

Tribun Jabar/Dwiki MV
Yoris saat ditemui setelah menggelar pengajian di Jalancagak, Subang. Dia menceritakan anaknya yang dikatakan masih bersedih kepergian nenek dan tantenya yang jadi korban pembunuhan di Subang. 

TRIBUNWOW.COM - Meski kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat sudah hampir masuk dua bulan, namun kesedihan masih terasa bagi keluarga korban. 

Tak terkecuali anak Yoris, yang artinya cucu dari Tuti dan keponakan Amalia yang masih berusia lima tahun. 

Yoris bercerita, mengetahui anaknya masih menyimpan kesedihan setelah tiba-tiba diberi lukisan yang menggambarkan korban. 

Baca juga: Datang di Mimpi Yoris dan Istri, Begini Isi Pesan Tuti Korban Kasus Subang, Singgung Keluarga

Baca juga: Hampir 2 Bulan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Terungkap, Kapolres Subang Buka Suara

"Mungkin anak saya itu kan enggak sengaja malam itu dia manggil saya, tiba-tiba dia bersama mamahnya lagi menggambar kaya bikin kuburan neneknya," ucap Yoris di Subang, Rabu (13/10/2021), dikutip dari Tribun Jabar.

Hal itu menurut Yoris merupakan ungkapan kesedihan dari anaknya yang memang sangat akrab dengan korban baik Amalia atau Tuti.

Dalam lukisan yang ditunjukkan Yoris, terlihat tergambar dua perempuan dan satu laki-laki yang semuanya digambarkan murung dengan bibir memberntuk huruf 'n'. 

Ketiga orang tersebut sedang menghadap makam yang di papan nisannya tertulis 'nene'. 

"Dari gambarnya anak saya menjelaskan kaya, ada anak saya, istri saya, saya di kuburan yang ada tulisan neneknya, saya juga kaget," katanya.

Sebagai ayah, Yoris bisa mengerti kesedihan yang dirasakan anaknya yang kehilangan sosok nenek dan tante yang dekat dengannya. 

Terlebih ada momen-momen tertentu yang memiliki kenangan tersendiri.

Baca juga: Pengusutan Rekening Korban Pembunuhan Subang Sempat Tertunda, Ternyata Ada yang Tertinggal di TKP

Seperti momen hari raya Isra Miraj yang menurut Yoris korban korban dan anaknya memiliki kebiasaan yang dilakukan setiap tahunnya. 

"Memang semasa hidupnya nenek sama bibinya itu sayang banget sama anak saya. Terlebih sekarang kan mau Isra Miraj kan ya, setiap tahun itu selalu dibelikan seperti mukena ke anak saya," ucap Yoris

Hal itu juga yang jadi alasan Yoris ingin pelaku mendapat hukuman berat. 

Meski hingga kini belum menemukan titik terang, Yoris berharap pelaku sebenarnya segera tertangkap. 

"Ya, harapan saya masih sama dari awal, agar kasusnya segera terungkap dan pelakunya dihukum seberat-beratnya," kata Yoris.

Untuk diketahui, kasus ini bermula sejak jasad kedua korban yaitu Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan di rumahnya di Desa Jalancagak, Subang, Jawa Barat pada Rabu (18/8/2021).

Sejak itu, kasus ini belum terungkap dan belum diketahui siapa yang menjadi pelaku pembunuhan tersebut.

Tim gabungan juga sudah dikerahkan mulai dari Polda Jawa Barat, Polda Metro Jaya, dan Bareskrim Polri menyatakan membantu penyelidikan kasus ini.

Kronologi penemuan jasad dimulai ketika suami Tuti, Yosef diketahui merupakan orang pertama yang datang ke TKP dan menemukan rumahnya sudah dalam keadaan berantakan dan berceceran darah.

Dia kemudian melaporkan ke polisi di Mapolsek Jalancagak karena mengira ada perampokan di rumahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved