Breaking News:

Viral Medsos

Oknum Satpol PP di Pekanbaru Dikeroyok 6 Pria di Hotel seusai Buat PSK Marah

Viral video rekaman kamera CCTV menampilkan oknum Satpol PP dikeroyok 6 pria gara-gara membuat masalah dengan seorang wanita panggilan.

Instagram.com/ndorobei.official
Tangkap layar video viral saat oknum Satpol PP di Pekanbaru dikeroyok wanita pesanan dan 6 teman prianya. 

TRIBUNWOW.COM - Ade, seorang oknum anggota Satpol PP di Pekanbaru, Riau menjadi target amukan enam pria gara-gara membuat masalah dengan seorang wanita panggilan, pada Senin (4/10/2021) dini hari.

Beredar di media sosial, rekaman kamera CCTV saat Ade dipukuli oleh enam pria yang merupakan teman dari MA selaku pekerja seks komersial (PSK) yang melayani Ade.

Kasus ini terbongkar ketika pihak hotel melapor ke polisi.

Tangkap layar video viral saat oknum Satpol PP di Pekanbaru dikeroyok wanita pesanan dan 6 teman prianya.
Tangkap layar video viral saat oknum Satpol PP di Pekanbaru dikeroyok wanita pesanan dan 6 teman prianya. (https://www.instagram.com/ndorobei.official/)

Baca juga: Sosok Penjual Gorengan yang Buka Tabungan Ratusan Juta dari Ember Viral, Ngaku Sempat Takut Hilang

Baca juga: Viral Bidan Puskesmas Diduga Hina Ibu Hamil, Sanksi Terberat Pencabutan STR, Ini Kata Dinkes DKI

Dikutip TribunWow.com dari TribunPekanbaru.com, semua berawal ketika pelaku memesan PSK lewat sebuah aplikasi kencan online.

Mereka pun sepakat untuk melakukan hubungan suami istri di sebuah hotel.

Setelah melakukan hubungan suami istri, Ade membayar lebih rendah dari tarif yang disepakati.

Diketahui keduanya awalnya sepakat dengan tarif Rp 600 ribu.

Namun Ade kemudian hanya membayar Rp 190 ribu.

Marah Ade tak menepati janji, MA langsung memanggil enam teman prianya yang kemudian mengeroyok Ade.

“Ternyata terjadi perkelahian antara orang yang order (lewat) aplikasi Michat dengan wanita dan segerombolan lelaki," ungkap Kapolsek Pekanbaru Kota, AKP Josina Lambiombir.

Keenam pelaku pengeroyok Ade adalah I, T, R, H, D dan F.

Akibat kejadian ini, Ade mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

Baca juga: Selain Culik dan Aniaya Pemuda, Pecatan TNI Ini Juga Bantu Bandar Sabu, Polda Sumut Turun Tangan

AKP Josina mengingatkan, sering terjadi modus serupa dimana wanita panggilan menjebak pelanggannya lalu memanggil teman pria untuk melakukan pemerasan dan penganiayaan.

"Yang ada cewek malam itu sudah punya sindikat atau komplotan,” ujarnya.

“Pada saat beraksi mereka langsung datang ke kamar hotel dan melakukan pemerasan terhadap orang yang memesan (wanita) lewat aplikasi Michat tersebut," jelas AKP Josina.

Di sisi lain, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang tengah menyelidiki kasus ini.

Menurutnya, secara etika oknum anggota satpol itu sudah melanggar.

Oknum tersebut juga terancam sanksi disiplin.

"Kita akan proses secara internal, kita juga pelajari dulu karena status yang bersangkutan non PNS," paparnya.

Iwan tidak segan menjatuhkan sanksi terhadap anggotanya bila terbukti melanggar etik.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved