Breaking News:

Terkini Daerah

Mantan Sopir di Cimahi Bakar Puluhan Taksi di Garasi Pakai Bensin dan Ban Bekas, Apa Alasannya?

Seorang mantan sopir taksi di Cimahi, Jawa Barat, membakar garasi tempat ia dulu bekerja yang berisi puluhan mobil.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TribunJabar.id/Hilman Kamaludin
Garasi berisi puluhan mobil taksi di Cimahi dibakar, Sabtu (2/10/2021). Kerugian yang dialami korban mencapai milliaran rupiah. 

TRIBUNWOW.COM - Warga di Jalan Rancabali, RT 1/11, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat digegerkan dengan kebakaran yang melalap sebuah garasi taksi.

Dilansir TribunWow.com, sebuah garasi yang berisi puluhan mobil taksi ludes dilalap api, Sabtu (2/10/2021).

Kebakaran itu sedikitnya melalap 31 unit mobil taksi yang terparkir di dalamnya.

Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran (Youtube/Juli Rose)

Baca juga: Kronologi Suami Bakar Istri dan Anak di Probolinggo, Dipicu Hubungan Ranjang hingga Cinta Segitiga

Sementara, masih ada 23 unit mobil lainnya bisa diselamatkan.

Kebakaran hebat itu ternyata merupakan musibah yang disengaja.

Pelakunya diketahui berinisial AAK, mantan sopir yang bekerja di tempat itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Panit Reskrim Polsek Cimahi, Iptu Mugiono.

Mugiono menjelaskan, pembakaran bermula di pagi hari saat pelaku mendatangi garasi mobil taksi tempat dia dulu bekerja.

 Melihat kondisinya masih sangat sepi, AAK sempat keluar lagi.

Rupanya, tak lama kemudian AAK kembali masuk garasi lagi sambil membawa bensin.

Dia kemudian menyiram mobil-mobil itu dengan bensin yang dibawanya.

Pelaku kemudian menyulutkan api sekaligus membakar ban-ban bekas ke sekitar mobil yang telah disiramnya dengan bensin.

"Jadi dia ini datang pagi-pagi, melihat garasi sepi lalu dia membeli bensin," kata Mugiono dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Senin (4/10/2021).

"Setelah itu ngambil korek, dan beberapa ban bekas didekatkan ke mobil. Terus bensin disiramkan juga ke mobil dan membakar garasinya," imbuhnya.

Baca juga: Tetangga Ungkap Kelakuan Pelaku Pembakar Istri dan Anak di Probolinggo, Minta Jatah 5 Kali Sehari

Baca juga: Bakar Istri Hamil Hidup-hidup, Perangai Pria Ini Terbongkar, Emosi Tak Dilayani 5 Kali Sehari

Sosok Pelaku AAK

Iptu Mugiono melanjutkan, AAK merupakan mantan sopir lepas di perusahaan taksi tersebut.

Saat bekerja, AAK biasanya diharuskan menyetor sejumlah uang yang sudah ditentukan perusahaan setiap harinya. 

"Dia hanya datang bawa mobil setiap 24 jam, ya persis seperti sopir angkot, ada setorannya juga, nah lebihnya baru buat dia. Tapi dia sudah cukup lama enggak kerja di situ lagi," ujarnya saat dihubungi, Minggu (3/10/2021).

Penangkapan terhadap AAK yang merupakan pelaku pembakar garasi taksi itu, kata Mugiono, berawal dari penyelidikan yang dilakukan pihaknya untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.

"Kami lakukan penyelidikan sampai kemudian penyidikan. Barang bukti sudah lengkap dan tersangka langsung kami tahan hari itu juga," katanya.

Mengenai motif, polisi belum mendapat keterangan karena AAK masih bungkam.

"Sampai sekarang dia belum mau ngomong dan terus kami dalami. Tapi yang pasti dia sengaja dan dia beraksi seorang diri, tidak ada pelaku lainnya, hanya dia saja," ucap Mugiono.

Baca juga: Fakta Suami di Probolinggo Bakar Anak dan Istri yang Hamil, Cinta Segitiga hingga Hubungan Ranjang

Kerugian

Akibat kebakaran tersebut, pemilik garasi yang bernama Tan Afie Natan (60) mengalami kerugian hingga Rp 500 juta.

Sedangkan akibat 31 mobil taksi yang terbakar, kerugiannya mencapai lebih dari Rp 2,5 miliar atau tepatnya Rp 2.790.000.000.

Hal itu disampaikan oleh Komandan Regu 1 Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Indrahadi.

"Total luas bangunan 1.400 meter persegi, sedangkan objek yang terbakar kurang lebih 800 meter persegi. Untuk kendaraan yang terbakar 31 unit dan yang terselamatkan 23 unit," ujar kepada TribunJabar.id, Minggu (3/10/2021).

Kendaraan yang terbakar mengalami kerusakan yang parah karena bagian luar maupun bagian dalam puluhan mobil taksi itu hangus terbakar.

Berdasarkan keterangan saksi, Indra mengatakan bahwa memang benar garasi itu dibakar.

"Setelah api merembet dan membesar, pegawai langsung lapor ke pemadam kebakaran Kota Cimahi," kata Indra.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Tetapi, Indra mengatakan bahwa ada satu orang karyawan, Muhyayun (42), yang terpaksa harus dirawat karena berusaha ikut memadamkan api.

Terkait kebakaran tersebut,Indra mengatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 06.53 WIB.

Tim Damkar kemudian tiba di lokasi pukul 07.03 WIB dan selesai penanganan pada pukul 09.00 WIB.

Sedangkan untuk kejadiannya diperkirakan pada pukul 06.30 WIB.

Atas perbuatannya AAK disangkakan pasal 187 KUHP tentang perbuatan dengan sengaja menimbulkan kebakaran, peletusan, atau banjir, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (TribunWow.com/Rilo)

Baca artikel lain 

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Detik-detik Sopir Taksi Bakar Garasi Berisi 54 Mobil di Bandung, 31 Mobil Akhirnya Hangus dan Garasi Taksi di Bandung yang Terbakar Hebat Ternyata Dibakar Mantan Sopir, Apa Alasannya?,

Sumber: TribunWow.com
Tags:
CimahiTaksiKebakaranIptu Mugiono
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved