Terkini Daerah
Tetangga Ungkap Kelakuan Pelaku Pembakar Istri dan Anak di Probolinggo, Minta Jatah 5 Kali Sehari
Keluarga dan tetangga ungkap kelakuan pelaku pembakaran istri dan anak di Probolinggo.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Warga Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo digegerkan dengan seorang suami yang tega membakar hidup-hidup istri dan anak perempuannya.
Pelaku adalah Adi Susanto (31), yang nekat melakukan aksi keji tersebut karena terbakar cemburu.
Diketahui, rumah tangga AS dan istrinya yang berinisial SM memang berjalan tak harmonis dan sering terlibat cekcok.

Baca juga: Fakta Suami di Probolinggo Bakar Anak dan Istri yang Hamil, Cinta Segitiga hingga Hubungan Ranjang
Hal itu diungkapkan oleh keluarga hingga tetangga pelaku dan korban.
Korban dan pelaku diketahui baru menikah siri sejak 7 bulan.
Ayah pelaku, Sunarto (70), bahkan rutin mengingatkan Adi dan istrinya SM agar mengakhiri pertikaian rumah tangganya.
Namun kenyataannya, pertengkaran malah makin memanas hingga diduga ada cinta segitiga dalam rumah tangga keduanya.
"Saya sudah mengingatkan agar keduanya tak keras kepala. Memang, dia (korban) sudah tiga hari pulang ke rumah orang tuanya di Desa Alastlogo," kata Sunarto dikutip dari Surya.co.id Jumat (1/10/2021).
Baca juga: Detik-detik Suami Bakar Istri dan Anak Hidup-hidup, Korban Diduga Selingkuh hingga Berniat Minggat
Baca juga: Bakar Anak dan Istrinya yang Hamil, Pria di Probolinggo Marah Korban Periksa ke Bidan Sendirian
Di samping itu, terungkap pula bahwa pelaku kerap meluapkan emosinya ketika Siti tak sanggup melayani berhubungan badan 5 kali sehari.
Hal itu disampaikan oleh seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya.
Tetangga juga membenarkan bahwa pelaku dan korban memang kerap beradu mulut.
"Suaminya selalu meminta berhubungan badan lima kali sehari. Istrinya tak kuat melayani. Kalau tak dilayani suaminya marah," kata tetangga pelaku yang tak mau namanya disebutkan.
Kronologi Pembakaran
Pelaku membakar keduanya seusai mencegat korban di jalan di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (29/9/2021) sekira pukul 20.30 WIB.
Terungkap, ada cinta segitiga yang rumit di balik kasus pembakaran tersebut.