Terkini Daerah
Mantan Sopir di Cimahi Bakar Puluhan Taksi di Garasi Pakai Bensin dan Ban Bekas, Apa Alasannya?
Seorang mantan sopir taksi di Cimahi, Jawa Barat, membakar garasi tempat ia dulu bekerja yang berisi puluhan mobil.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Iptu Mugiono melanjutkan, AAK merupakan mantan sopir lepas di perusahaan taksi tersebut.
Saat bekerja, AAK biasanya diharuskan menyetor sejumlah uang yang sudah ditentukan perusahaan setiap harinya.
"Dia hanya datang bawa mobil setiap 24 jam, ya persis seperti sopir angkot, ada setorannya juga, nah lebihnya baru buat dia. Tapi dia sudah cukup lama enggak kerja di situ lagi," ujarnya saat dihubungi, Minggu (3/10/2021).
Penangkapan terhadap AAK yang merupakan pelaku pembakar garasi taksi itu, kata Mugiono, berawal dari penyelidikan yang dilakukan pihaknya untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.
"Kami lakukan penyelidikan sampai kemudian penyidikan. Barang bukti sudah lengkap dan tersangka langsung kami tahan hari itu juga," katanya.
Mengenai motif, polisi belum mendapat keterangan karena AAK masih bungkam.
"Sampai sekarang dia belum mau ngomong dan terus kami dalami. Tapi yang pasti dia sengaja dan dia beraksi seorang diri, tidak ada pelaku lainnya, hanya dia saja," ucap Mugiono.
Baca juga: Fakta Suami di Probolinggo Bakar Anak dan Istri yang Hamil, Cinta Segitiga hingga Hubungan Ranjang
Kerugian
Akibat kebakaran tersebut, pemilik garasi yang bernama Tan Afie Natan (60) mengalami kerugian hingga Rp 500 juta.
Sedangkan akibat 31 mobil taksi yang terbakar, kerugiannya mencapai lebih dari Rp 2,5 miliar atau tepatnya Rp 2.790.000.000.
Hal itu disampaikan oleh Komandan Regu 1 Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Indrahadi.
"Total luas bangunan 1.400 meter persegi, sedangkan objek yang terbakar kurang lebih 800 meter persegi. Untuk kendaraan yang terbakar 31 unit dan yang terselamatkan 23 unit," ujar kepada TribunJabar.id, Minggu (3/10/2021).
Kendaraan yang terbakar mengalami kerusakan yang parah karena bagian luar maupun bagian dalam puluhan mobil taksi itu hangus terbakar.
Berdasarkan keterangan saksi, Indra mengatakan bahwa memang benar garasi itu dibakar.
"Setelah api merembet dan membesar, pegawai langsung lapor ke pemadam kebakaran Kota Cimahi," kata Indra.