Terkini Daerah
Ibu Meninggal Sebulan Lalu, Balita Ini Nyaris Tewas 4 Hari Terkurung Bersama Jasad Nenek di Rumah
Seorang balita berinisial J (3) berhari-hari meraung-raung menangisi neneknya, OT (64) yang meninggal dunia di hadapannya.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Namun, dugaannya salah.
Meski tak makan berhari-hari, nyawa J masih bisa diselamatkan.
"Saya pikir cucunya meninggal karena kan enggak makan tiga hari ternyata masih hidup," ungkap Tika.
"Kalau tangisan kita sering denger memang. Anak itu sering nangis, cuman warga nganggepnya biasa aja."
Kecurigaan bermula saat OT tak keluar rumah selama berhari-hari.
Padahal biasanya OT selalu memesan makanan lewat ojek online dan membuang sampah di depan rumah.
Selama berhari-hari, tempat sampah milik korban kosong.
Kecurigaan warga semakin bertambah setelah mencium bau tak sedap dari dalam rumah OT.
"Baunya nyengat banget. Akhirnya saya samperin satpam, saya laporin pak RW, tetangga saya (OT) beberapa hari enggak keluar," jelasnya.
"Pas (polisi) masuk, ternyata jenazahnya udah biru, udah bau busuk."
Menurut Tika, OT selama ini tinggal bersama anak perempuan dan cucunya.
Namun sebulan lalu anak perempuan OT meninggal dunia.
Alhasil, OT hidup berdua dengan sang cucu yang masih balita.
"Jadi korban punya anak, suami anaknya ini di Belanda, korban udah tinggal sama cucunya dari bayi. Ibunya si bayi ini sudah meninggal," tukasnya. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari TribunJakarta.com dengan judul Suara Tangisannya Tak Digubris Warga, Balita di Kepala Gading Berhari-hari Tidur Bareng Jasad Nenek, dan Mama Baru Meninggal Bulan Lalu, Balita Berhari-hari Temani Jasad Nenek di Rumah dengan Perut Kosong