Terkini Daerah
Kronologi Gadis Dibunuh Kekasih Sesama Jenis di Manado, Korban Ditikam karena Cemburu pada Pelaku
Seorang gadis di Manado ditikam oleh kekasihnya yang sesama jenis di dalam kamar kost-nya.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Insiden berdarah menimpa gadis asal Manado, Sulawesi Utara, berinisial OR (22) pada Rabu (29/9/2021) malam.
OR meninggal secara mengenaskan setelah ditikam oleh kekasih sejenisnya.
Pelaku penikaman terhadap OR adalah gadis berinisial MW (20), warga Kelurahan Ranotana Lingkungan VI, Kecamatan Sario, Manado, Sulawesi Utara ( Sulut).

Baca juga: Detik-detik Mantan Anggota DPRD Dibunuh Pria Gangguan Jiwa, Pelaku Sempat Minta Diantar Nikah
Sementara korban diketahui merupakan warga Desa Kali, Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulut.
Pelaku dan korban tinggal bersama di kamar Indekos yang disewa di daerah Manado.
Kejadian berdarah itu dikonfirmasi oleh Kapolsek Wanea, AKP Arie Najoan.
AKP Arie Najoan mengungkapkan, pelaku menikam dada korban dengan menggunakan sebuah gunting
"Dia pakai gunting langsung tusuk korban pada dada sebelah kiri," ucap Kapolsek dikutip TribunWow.com dari TribunManado.co.id, Kamis (30/9/2021).
Baca juga: Diduga Pelaku Lakukan Ini ke Jasad Amalia seusai Korban Dibunuh, Kades Soroti Noda di TKP
Baca juga: 4 Fakta Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung di Lampung, Dipicu Masalah Keluarga hingga Nasib Pelaku
Kapolsek menerangkan, pihak kepolisian kini telah menangani kasus ini dan telah mengamankan pelaku.
"Jadi pada tadi malam sekitar pukul 21.00 Wita, dari SPKT kami menerima laporan penganiayaan."
Lanjut Kapolsek, berdasarkan laporan itu pihak kepolisan langsung bergerak ke lokasi dan mendapati korban yang sudah terluka.
"Segera korban dibawa ke RS Bhayangkara namun akhirnya meninggal dalam perjalanan karena kehabisan darah," pungkasnya.
Kapolsek mengungkapkan bahwa korban saat ini sedang dilakukan otopsi di RS Bhayangkara, sedangkan korban telah diamankan.
"Dan pelaku untuk sementara dikenai pasal 338 atas tindakan pembunuhan," ucapnya.
Tapi, pidana dari pelaku masih akan berkembang seiring dengan hasil penyidikan.
Baca juga: Tangis Yosef Pecah Bahas Pembunuhan di Subang, Ingin Pelaku Serahkan Diri: Kasihan Anak Saya