Terkini Daerah
Pria Rela Bayar Rp 60 Juta untuk Sewa Eksekutor Pembunuhan Peranormal di Tangerang, Ini Motifnya
Pelaku penembakan Armand, seorang paranormal yang sempat disebut sebagai ustaz, ternyata menyewa pembunuh untuk melancarkan aksinya.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Pesan Terakhir
Insiden penembakan Armand (45) di Tangerang menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Terutama bagi istri dan kedua anaknya yang sangat terpukul atas kematian sang ustaz yang tragis.
Tragedi penembakan tersebut terjadi di rumah korban, Jalan Nean Saba RT 02 / RW 05 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Putra bungsu Ustaz Armand, Alif (15), tak kuasa menahan kesedihan setelah ayahnya wafat karena ditembak orang tak dikenal.
Diberitakan TribunJakarta.com, Alif sempat menunggu jasad ayahnya saat autopsi.
Remaja yang duduk di kelas 1 SMK itu mengenang sosok ayahnya itu.
Terungkap, Alif mendapat pesan terakhir yang diucapkan sang ayah sebelum meninggal dunia.
Sore hari sebelum penembakan, Alif sempat rebutan handphone dengan adiknya yang berusia 7 tahun.
Pada kejadian tersebut, Alif sempat dicegah sang ayah agar mengalah dari adiknya.
"Kemarin saya mau pakai handphone ayah saya, tapi diambil sama adik," ujar Alif dilansir TribunWow.com, Senin (20/9/2021).
Ustaz Armand sempat mendekati Alif dan memberikan sesuatu.
Sang anak dirangkul dan diam-diam diberi uang agar mengalah dari adiknya.
"Saya dikasih uang Rp 50.000 sama ayah, biar saya yang mengalah," ucap Alif tampak sedih.
Setelah Alif diberi uang, sang ustaz pun membisikkankepada anaknya agar tak memberitahukan hal tersebut kepada sang ibu.