Terkini Daerah
Fakta Penemuan Tulang Belulang Julia, Viral Hilang 16 Hari hingga Korban Dikenal Jarang Keluar Rumah
Misteri hilangnya Juwanah alias Julia (25) yang sempat viral di media sosial, akhirnya terpecahkan.
Editor: Mohamad Yoenus
Keluarga terakhir kali mendengar kabar Juwanah pada Senin, 6 September 2021 lalu.
Berdasarkan pengakuan Ijah, Sang Suami yang berada di Samarinda sempat menelepon ke keluarga yang berada di kampung untuk mengabarkan Julia yang tak kunjung pulang.
Baca juga: Polisi Dalami soal Yayasan, Istri Muda Yosef Ternyata Pernah Ikut Urus sebelum Digantikan Amalia
Sempat Dikabarkan Hilang
Julia (25) yang dikabarkan hilang 6 September 2021 lalu.
Dalam unggahan yang disebarkan melalui chatt WhatsApp tersebut diketahui Julia sudah hilang sejak Selasa, 7 September 2021 lalu.
Gadis berambut panjang dan berkulit putih tersebut merupakan warga asal Kelinjau Ulu, RT 11, Muara Ancalong.
Suami Julia yang mengabarkan bahwa Julia tak kunjung pulang kepada keluarganya di kampung, Muara Ancolong, Kutai Timur.
Suami dan Julia sama-sama tinggal dan bekerja di Samarinda.
Setelah 16 hari menghilang, keberadaan Julia mulai terkuak setelah Unit Jatanras Polresta Samarinda menemukan sesosok jasad dalam kondisi tinggal tulang belulang di daerah tembus Jongkang, Jalan Eks Projakal, Kelurahan Loa Lepu, Kilometer 8, Jalan Trans Samarinda-Kutai Kartanegara, Jumat (23/9/2021) dini hari.
Seorang Pria Ditangkap
Hal itu diyakini setelah seorang pria yang diduga terlibat atas kematian Julia turut diamankan dan dibawa untuk menunjukkan posisi di mana Julia berada.
Benar saja, di lokasi ditemukan kerangka manusia dengan menggunakan baju warna biru tua bermotif kembang, celana jeans panjang berwarna gelap.
Mulanya, pria itu disebut sebagai pacar korban, namun belakangan diketahui bahwa pelaku adalah rekan kerja alias sopir di kantor korban.
Kronologi Penemuan Jasad
Kasubnit INAFIS Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi, yang mengevakuasi jasad korban menerangkan penemuan tersebut berawal dari laporan Unit Jatanras Polresta Samarinda bahwa ditemukan jasad perempuan yang sudah dalam kondisi tulang belulang.