Breaking News:

Terkini Daerah

Detik-detik Kades Dirampok saat Bawa Uang BLT Puluhan Juta Buat Warga, Pelaku Todongkan Senpi

Pj Kepala Desa Talang Buluh, Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin menjadi korban perampokan.

Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNJOGJA.COM/Suluh
Ilustrasi perampok. Pj Kepala Desa Talang Buluh, Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, menjadi korban perampokan. 

TRIBUNNEWS.COM - Pj Kepala Desa Talang Buluh, Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, menjadi korban perampokan.

Pria bernama Emildo itu diadang perampok yang hingga kini belum diketahui identitasnya, di tengah jalan.

Saat beraksi pelaku perampokan itu menggunakan pistol.

Baca juga: Fakta Baru Perampokan Toko Emas di Bandung yang Tewaskan Pemilik Toko, Pelaku Sewa Mobil untuk Kabur

Baca juga: Kronologi Pemilik Toko Emas Dibunuh Perampok, Bermula dari Protes Korban yang Merasa Ditipu

Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy SH MH melalui Kapolsek Batanghari Leko, AKP Rusli membenarkan kejadian perampokan tersebut.

AKP Rusli mengatakan, Emildo dirampok orang tak dikenal saat di perjalanan pada Kamis (23/9/2021) sekitar pukul 08.30 WIB.

Korban saat itu tengah membawa uang bantuan langsung tunai (BLT) yang merupakan Dana Desa (DD).

Perampokan sendiri terjadi di jalan antar Desa Bukit Pangkuasan menuju Desa Talang Buluh kecamatan Batanghari Leko.

Kendati demikian, korban tidak mengalami aksi kekerasan.

Emildo sempat trauma karena sempat ditodong menggunakan senpi.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian uang sebesar lebih kurang Rp 37 juta.

Baca juga: Tak Hanya Babak Belur Dihajar Massa, Pria di Banyuasin Tewas Ditembak seusai Dituduh Maling Motor

Baca juga: Aksi Heroik Dua Polwan Ringkus Pencuri Bersenjata, Pelaku Sempat Tabrak Polisi dan Tembak Karyawan

"Dana tersebut merupakan uang untuk pembagian BLT warga Desa Talang Buluh dan kejadian ini telah dilaporkan ke kantor Kepolisian Sektor Batanghari Leko," ujarnya.

Pihaknya pun langsung menyelidiki kebenaran akan laporan tersebut dengan memeriksa korban dan saksi.

Diketahui ada dua orang pelaku dan pihaknya pun sudah mengantongi ciri-ciri dari perampok.

"Dari pengakuan korban, saat ditodong dengan senpi dirinya langsung menyerahkan uang dan perampok langsung kabur," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kajari Muba Abu Nawas SH yang juga selaku pemateri Dana Desa menambahkan pihaknya mengutuk keras terhadap kejadian yang menimpa Pj. Kades tersebut.

"Kita mengajak semua lapisan agar membantu pihak kepolisian untuk memberi siapa pelaku."

"Dan berharap agar pihak kepolisian sesegera mungkin menangkap pelaku, karena uang itu adalah untuk masyarakat BLT dan bukan milik pribadi," tegasnya.

Dirinya mengimbau kepada para kades agar selalu waspada dan berhati-hati dalam menyimpan maupun membawa uang negara.

"Bila perlu, libatkan aparat keamanan maupun kepolisian guna meminimalisir tindak kejahatan," ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi Pj Kades Emildo melalui ponsel pribadinya nomor yang digunakan tidak aktif atau diluar jangkauan. (Sripoku.com/Fajeri Ramadhoni)

Berita lainnya seputar kasus perampokan

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Pj Kepala Desa Talang Buluh Muba, Ditodong Senpi OTD Rp 37 Juta Uang BLT Dibawa Kabur

Sumber: Sriwijaya Post
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved