Terkini Daerah
Penampakan Rumah Pengikut Kerajaan Angling Dharma Pandeglang, Punya Ciri Seragam, Pengikut Bangga
Para pengikut Kerajaan Angling Dharma di Pandeglang, Banten, bangga mendapatkan bantuan renovasi rumah dari rajanya.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Masyarakat Kabupaten Pandeglang, Banten baru-baru ini dihebohkan dengan munculnya kerajaan baru bernama Kerajaan Angling Dharma.
Kerajaan tersebut dipimpin oleh pria paruh baya yang mengaku sebagai 'Baginda Sultan' Kerajaan Angling Dharma.
Sosok yang dianggap raja tersebut diketahui Iskandar Jamaludin Firdaus, warga Desa Pandat, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Baca juga: Tanggapan Bupati Pandeglang tentang Munculnya Kerajaan Angling Dharma, Samakan dengan Sunda Empire
Dilansir TribunWow.com, pria yang dipanggil Baginda itu telah di Pandeglang sejak tahun 1980 bersama dengan istri dan anak buahnya.
Iskandar Jamal Firdaus dielu-elukan oleh santri dan pengikutnya lantaran dianggap telah mendapat wahyu dan suka membantu masyarakat miskin.
Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh TribunBanten.com, setidaknya sudah ada 30 rumah yang telah dibangun oleh sang raja selama tahun 2017 hingga 2019.
Rumah tersebut, di antaranya berada di beberapa kecamatan di Pandeglang seperti Mandalawangi, Menes dan Pagelaran.
Rumah warga di daerah Mandalawangi yang dibangun oleh Iskandar Jamal Firdaus diketahui mempunyai ciri yang seragam.
Baca juga: Raja Kerajaan Angling Dharma Dikenal Kaya 7 Turunan, Pengikut Sebut sebagai Satria Piningit
Baca juga: Heboh Kemunculan Kerajaan Angling Dharma di Banten, Ini Respons Bupati Pandeglang hingga MUI
Yang paling mencolok di antaranya adalah adanya tulisan 'Angling Dharma' di bagian depan rumah.
Selain itu, ada ukiran ornamen rumahnya juga sama dengan 'istana' milik sang raja.
Seorang pengikut bernama Ida Nurhayati (40), warga Kampung Tenjo, Desa Sinargalih, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang mengatakan bahwa ia sangat berterimakasih dengan Iskandar.
Khususnya, karena rumahnya telah dibangun atau direnovasi oleh Iskandar.
"Kami justru sangat berterima kasih dengan adanya pembangunan rumah yang diberikan oleh baginda, kalau tidak ada bangunan ini mungkin kita tidak bisa tinggal dimana," kata Ida dikutip TribunWow.com dari TribunBanten.com, Kamis (23/9/2021).
Ia juga mengaku bahwa selama ini tidak pernah diminta biaya untuk membangun rumahnya sendiri.
Justru, sang Baginda Sultan yang datang ke dirinya untuk membangun rumah tanpa biaya sepeserpun.