Breaking News:

Liga 1

Terancam Didepak Arema FC, Eduardo Almeida Keluhkan 1 Permasalahan Ini dalam Skuadnya

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, terancam di depak manajemen Singo Edan seusai hasil buruk dalam tiga laga di Liga 1 2021.

Instagram @eduardo_almeida_coach
Eduardo Almeida pada postingan Instagram @eduardo_almeida_coach pada 22 Mei 2021. Terancam Didepak Manajemen Arema FC, Eduardo Almeida Keluhkan 1 Permasalahan Ini dalam Skuadnya 

TRIBUNWOW.COM - Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, terancam didepak manajemen Singo Edan seusai hasil buruk dalam tiga laga yang diterima oleh klub yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan tersebut.

Seperti diketahui, Arema FC hanya catatkan 2 kali hasil imbang dan satu kali kekalahan dengan raihan poin 2 dan berada di posisi 14 klasemen sementara.

Dilansir TribunWow.com dari Gosball, nampaknya ada salah satu faktor yang membuat Almeida merasa itu merupakan permasalahan yang membuat Arema FC terpuruk dalam 3 laga awalnya.

Pelatih asal Portugal tersebut mengakui jika kelemahan Arema FC terletak pada hilangnya sosok playmaker di lini tengah Singo Edan.

Baca juga: Persib Bandung Tuntas Selesaikan Krisis Sosok Playmaker, Kini Giliran Persija Jakarta dan Arema FC

"Ya intinya semua tim di dunia memang butuh playmaker, solusi dari kebuntuan adalah playmaker, tetapi ya kita tidak perlu bicara itu di Arema, karena tim sudah terbentuk," ujar Almeida.

Meski Arema FC mengalami kebuntuan di posisi playmaker, namun Almeida mengaku jika ia tidak terlalu merisaukan hal itu karena secara komposisi tim sudah terbentuk.

Jika ditelisik lebih lanjut di dalam kedalaman skuad Arema FC, sebenarnya ada sosok Renshi Yamaguchi yang seharusnya dapat berperan di posisi playmaker.

Namun, jika dilihat dalam beberapa pertandingan, Renshi Yamaguchi nampak belum dapat memberikan kontribusi layaknya sosok playmaker di lini tengah Arema FC.

Aliran bola yang kerap tak berjalan dengan baik dan banyak mengandalkan long pass menjadi kelemahan Singo Edan dalam membangun serangan.

Trupas dan terobosan yang jarang didistribusikan dengan baik dari lini tengah Singo Edan terkadang kerap membuat Carlos Fortes harus bermain melebar ke sisi sayap maupun mundur ke lini tengah.

Meski saat ini Arema FC tengah dihadapkan dengan krisis sosok playmaker, namun jika dilihat beberapa musim sebelumnya, Singo Edan pernah memiliki pemain berkelas di posisi tersebut.

Pemain tersebut adalah Makan Konate.

Baca juga: Persib Bandung Mengecewakan di Pekan ke-3, Robert Alberts Tak Lakukan Rotasi Kontra Borneo FC?

Selain lihai dalam menyusun serangan, Konate juga cepat dalam membantu mengalirkan bola ke depan.

Ia juga berani melakukan duel one on one yang membuat pemain belakang lawan tertarik maju ke depan dan membuka ruang bagi rekannya yang lain untuk masuk.

Gelandang Arema FC, Makan Konate berduel dengan pemain PSM Makassar, Marc Klok di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (2/10/2019).
Gelandang Arema FC, Makan Konate berduel dengan pemain PSM Makassar, Marc Klok di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (2/10/2019). (Instagram/@aremafcofficial)

Bahkan tak hanya lihai dalam membangun serangan, Makan Konate juga bisa dikatakan sebagai sosok playmaker yang komplit untuk Arema FC pada saat itu.

Ia mampu tampil produktif dan tak kadang juga berhasil keluar sebagai penentu laga.

Tercatat, Konate berhasil menampilkan 61 laga dengan torehan 34 gol dan 19 assist untuk Singo Edan.

Sosok yang mungkin bisa dikatakan sebagai patokan kualitas sosok playmaker yang dibutuhkan oleh Arema FC untuk mengarungi Liga 1 2021.

Pemain asing Arema FC Renshi Yamaguchi
Pemain asing Arema FC Renshi Yamaguchi (Instagram/@aremafcofficial)

Manajemen Arema FC Beri Ultimatum Eduardo Almeida

Manajemen Arema FC siap menindak tegas jajaran pelatih maupun pemain Singo Edan jika tak kunjung raih hasil maksimal di Liga 1 2021.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved