Breaking News:

Persib Bandung

Persib Bandung Tuntas Selesaikan Krisis Sosok Playmaker, Kini Giliran Persija Jakarta dan Arema FC

Krisis playmaker yang dulu dirasakan oleh Persib Bandung, kini nampaknya giliran dialami oleh dua klub besar lainnya, Persija Jakarta dan Arema FC.

Instagram @renshi.yamaguchi @persija
Renshi Yamaguchi (kiri) pada postingan Instagram @renshi.yamaguchi pada 10 September 2021 dan Rohit Chand dan Tony Sucipto Persija Jakarta saat kontra Persipura Jayapura (kanan) pada postingan Instagram @persija pada 21 September 2021. Persija Jakarta dan Arema FC krisis sosok playmaker. 

TRIBUNWOW.COM - Krisis playmaker yang dulu dirasakan oleh Persib Bandung, kini nampaknya giliran dialami oleh dua klub besar lainnya, Persija Jakarta dan Arema FC.

Seperti diketahui, Persib Bandung sejatinya pernah merasakan krisi sosok playmaker atau pengatur serangan di lini tengah.

Hal itu dikarenakan sosok Omid Nazari dan Kim Jeffrey Kurniawan yang kerap bertugas di posisi tersebut memutuskan untuk hengkang di awal tahun 2021.

Kini, di Liga 1 2021, Persib Bandung telah resmi memiliki dua sosok baru di lini tengah yang tentunya juga dapat mengambil peran sebagai seorang playmaker.

Kedua pemain tersebut adalah Marc Klok dan Mohammed Rashid.

Bahkan keduanya telah membuktikan diri berhasil tampil padu di lini tengah Persib Bandung dengan sama-sama telah torehkan gol di 3 laga awal Maung Bandung.

Klok tercatat telah membukukan 1 gol, sementara Rashid berhasil torehkan 2 gol kala Maung Bandung menang atas Persita Tangerang 2-1.

Seusai Persib Bandung berhasil menemukan sosok playmaker yang diidam-idamkan, kini malah 2 klub besar di Liga 1 2021 lainnya Arema FC dan Persija Jakarta mengalami krisis sosok playmaker.

Baca juga: 7 Pemain Gemilang di Liga 1 2021 Tak Dipanggil Shin Tae-yong, Termasuk Wonderkid Persib Bandung

Baca juga: Persib Bandung Catat 3 Kali Kemenangan dalam 5 Laga Terakhir Vs Borneo FC, Momentum Bangkit Maung?

Sebenarnya, baik Arema FC dan Persija Jakarta memiliki masalah serupa terkait krisis playmaker namun mempunyai latar belakang yang berbeda.

Seperti diketahui, Arema FC sebenarnya telah memiliki sosok playmaker yang ada pada diri pemain asal Jepang, Renshi Yamaguchi.

Namun, penampilannya yang dianggap masih berada di bawah standar membuat lini tengah Singo Edan tidak memiliki banyak kreativitas.

Terbukti, dari 3 laganya, Arema FC selalu gagal dalam menyusun pola serangan.

Banyak pemain Arema FC yang mengandalkan skill individu dalam melakukan tusukan maupun ancaman ke lini pertahanan lawan.

Pemain asing Arema FC Renshi Yamaguchi
Pemain asing Arema FC Renshi Yamaguchi (Instagram/@aremafcofficial)

Bola true pass dan terobosan yang seharusnya diemban oleh sosok playmaker tak terlihat dari tiga laga Arema FC.

Jadi dapat dikatakan, hilangnya sosok playmaker di skuad Arema FC bukan karena tidak ada pemain bertipikal seperti itu, namun disebabkan karena performa Renshi Yamaguchi yang kurang maksimal di lini tengah Singo Edan.

Kurangnya peran sosok playmaker di skuad Arema FC juga diakui oleh sang pelatih kepala, Eduardo Almeida.

Dilansir TribunWow.com dari laman Instagram @gosball, pelatih Arema FC, Eduardo Almeida mengakui dirinya membutuhkan sosok playmaker, namun ia tetap mempercayai tim yang telah ia bentuk saat ini.

"Ya intinya semua tim di dunia memang butuh playmaker, solusi dari kebuntuan adalah playmaker, tetapi ya kita tidak perlu bicara itu di Arema, karena tim sudah terbentuk," ujar Almeida.

Sementara di skuad Persija Jakarta, hengkangnya sosok Marc Klok kini dapat dikatakan benar-benar dirasakan Macan Kemayoran.

Pasalnya, dalam 3 laga Persija Jakarta, lini tengah Macan Kemayoran yang diisi oleh Tony Sucipto dan Rohit Chand tak bisa berbuat banyak dalam mengalirkan bola.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved