Breaking News:

Terkini Daerah

Petani Klaten Mendadak Jadi Miliarder seusai Dapat Ganti Rugi Tol, Warga Ramai Tolak Sales Mobil

Puluhan warga Klaten kaya mendadak seusai mendapat uang miliaran rupiah pembebasan lahan untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Solo-Jogja.

TribunSolo.com/Tri Widodo
Tiang untuk penghubung tol Solo-Jogja dengan Solo-Ngawi di wilayah Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali yang sudah berdiri kokoh, Sabtu (4/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Puluhan warga Klaten, Jawa Tengah, kaya mendadak seusai mendapat uang miliaran rupiah dari pembebasan lahan untuk Proyek Strategis  Nasional (PSN) Jalan Tol Solo-Jogja.

Dilansir TribunWow.com, satu dari sejumlah warga Klaten yang kaya mendadak adalah Mudono (55).

Ia mengaku menerima ganti rugi sebesar Rp 3,2 miliar untuk lahan 2.298 meter miliknya yang terdampak proyek tersebut.

Alhasil, banyak sales bank dan sales mobil yang berebut mendatangi Mudono.

Namun, ia enggan menggunakan uang tersebut untuk foya-foya.

Suasana Penyerahan Ganti Rugi Laha Terdampak Proyek Tol Solo-Jogja, di Desa Beku, Kecamatan Karangananom, Kabupaten Klaten, Kamis (16/9/2021).
Suasana Penyerahan Ganti Rugi Laha Terdampak Proyek Tol Solo-Jogja, di Desa Beku, Kecamatan Karangananom, Kabupaten Klaten, Kamis (16/9/2021). (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Baca juga: Sosok Joko Widodo, Pria Asal Klaten yang Viral Bertemu Presiden Jokowi: Deg-degan sampai Nangis Aku

Baca juga: Fakta Viral Gadis Minta Pertolongan Lewat Video, Ngaku Dirudapaksa Ayah Tiap Malam, Pelaku Ditangkap

Namun, Mudono mengaku ingin menggunakan uang miliaran rupiah itu untuk membeli indekos di dekat area kampus.

"Saya beli bangunan jadi di Jogja dan Malang," terang Mudono, dikutip dari TribunSolo.com, Kamis (16/9/2021).

"Nantinya kos tersebut tediri dari 7 kamar di Jogja dan 8 kamar di Malang."

Selain Mudono, warga Klaten yang juga menerima ganti rugi adalah Paiman (67).

Meski menerima uang hingga Rp 4 miliar, Paiman mengaku tak tertarik membeli kendaraan.

Ia berencana membagikan uang tersebut untuk anak-anaknya.

"Rumah dan 2 patok sawah saya terdampak proyek Tol Solo-Jogja, hari saya menerima ganti rugi tersebut," ucap Paiman.

"Saat ini saya hanya memiliki seperempat patok dari dua patok."

Selain itu, Paiman juga mengaku akan menggunakan uang ganti rugi itu untuk membeli tanah serta bangunan lain.

"Saya belum mulai memindahkan barang-barang saya dari rumah saya, sebenarnya dimulai kapan," katanya.

Baca juga: Kini Jadi Miliarder, Warga Penerima Ganti Rugi Tol Yogya-Bawen Ngaku Sempat Tak Ikhlas Jual Tanahnya

Baca juga: Jadi Miliarder Mendadak Hasil UGR Tol Yogya-Bawen, Warga Borong 3 Mobil hingga Belum Tentu Bahagia

Habiskan Rp 855 Miliar

Sementara itu, Kepala Saksi Pengadaan Tanah BPN KLaten, Sulistiyono mengatakan pihaknya telah membebaskan ribuan tanah milik warga yang terdampak pembangunan tol Sol-Jogja.

Untuk membebaskan tanah tersebut, pemerintah sudah menggelontorkan dana sebesar Rp 855 miliar.

"Sudah ada 15 desa dan 1026 bidang yang terdampak proyek Tol Solo-Jogja yang sudah kami bebaskan," ucap Sulistiyono.

Ia mengatakan dari 15 desa yang terdampak, ada 7 bidang yang merupakan tempat peribadatan.

Untuk itu, pihaknya akan mengganti rumah ibadah tersebut dengan tanah.  (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari TribunSolo.com dengan judul Ada 15 Desa di Klaten Sudah Terima Ganti Rugi Tol Solo-Jogja, Telan Rp 855 Miliar , dan Kisah Petani Klaten Terima Uang Tol Solo-Jogja Rp 4 M, Tak Tertarik Borong Mobil Meski Dirayu Sales

 

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved