Breaking News:

Terkini Internasional

Adik Kim Jong Un Kritik Komentar Presiden Korea Selatan saat Tes Rudal, Ancam Kehancuran Hubungan

Kim Yo Jong mengancam kemungkinan hancurnya hubungan antara dua Korea setelah Presiden Korea Selatan beri komentar dalam uji rudal balistiknya.

Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Yonhap/AFP
Lihat Foto Kim Yo Jong mendapat pengawalan ketat ketika mendarat di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, Jumat (9/2/2018). Kim Yo Jong mengancam kemungkinan hancurnya hubungan antara dua Korea setelah Presiden Korea Selatan beri komentar dalam uji rudal balistiknya pada Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Adik perempuan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un mengkritik presiden Korea Selatan setelah kedua negara melakukan uji rudal balistik dalam waktu berdekatan pada Rabu (15/9/2021).

Dilansir dari AP News, Kim Yo Jong mengancam kemungkinan hancurnya hubungan antara dua negara atas peristiwa itu.

Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mengkritik Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in atas komentar yang dia buat saat mengamati uji coba rudal negaranya.

Korea Utara menembakkan dua rudal balistik melintasi pantai timurnya pada Rabu (15/9/2021).
Korea Utara menembakkan dua rudal balistik melintasi pantai timurnya pada Rabu (15/9/2021). (YouTube/BBC News)

Baca juga: Korea Utara Klaim Sukses Uji Coba Rudal Jelajah Baru, Kim Jong Un Tak Terlihat Hadir

Baca juga: Fakta Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan Jadwalkan Pertemuan Bahas Nuklir Korea Utara

Moon mengatakan kemampuan rudal Korea Selatan yang dikembangkan akan berfungsi sebagai pencegahan pasti atas provokasi Korea Utara.

Dalam sebuah pernyataan yang diungkapkan oleh media pemerintah, Kim Yo Jong memarahi Moon karena menggambarkan demonstrasi senjata Korea Utara sebagai provokasi.

“Jika presiden ikut dalam fitnah dan fitnah (terhadap kita), ini akan diikuti dengan tindakan balasan, dan hubungan Utara-Selatan akan didorong menuju kehancuran total,” katanya. 

“Kami tidak menginginkan itu,” tambahnya.

Dalam pernyataan itu, Kim Yo Jong juga memperingatkan kemungkinan hancurnya hubungan bilateral jika Korea Selatan melanjutkan apa yang dia sebut sebagai fitnah kepada Korea Utara.

Kim Yo Jong mengatakan Korea Utara sedang mengembangkan kemampuan militernya untuk pertahanan diri tanpa menargetkan negara tertentu.

Sementara Korea Utara sering menuduh pihak Selatan munafik karena memperkenalkan senjata modern sambil menyerukan pembicaraan untuk meredakan ketegangan antara negara-negara yang terpecah.

Dilansir dari CNN, Pyongyang menembakkan rudal pertama pada Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Korea Selatan Kembangkan Rudal Setara Nuklir, Perkuat Pertahanan Hadapi Korea Utara

Baca juga: Korea Utara Gelar Parade Perayaan Hari Nasional, Militer Pakai Hazmat dan Tak Pamerkan Senjata Baru

Menurut penjaga pantai Jepang, Korea Utara mengirim dua rudal ke perairan di lepas pantai timur Semenanjung Korea dengan jarak lima menit, pada pukul 12.38 malam dan pukul 12.43 waktu setempat.

Seoul mengikuti dengan melakukan tes kurang dari tiga jam setelahnya, menembakkan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam.

Tes rudal balistik Korea Selatan dilakukan beberapa jam setelah militernya dan Jepang mengatakan Korea Utara telah menembakkan dua rudal balistik ke laut.

Tes itu menjadi yang pertama dari bagi Korea Selatan untuk meluncurkan rudal balistik dari kapal selam.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyatakan rudal itu mengenai sasaran dengan akurat, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Presiden Korea Selatan, Moon Jae In juga dikatakan hadir dalam uji rudal itu. (TribunWow.com/Alma Dyani P)

Berita terkait Korea lain

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Kim Yo JongKim Jong UnKorea UtaraKorea SelatanRudalMoon Jae-in
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved