Breaking News:

Virus Corona

Waspada Varian Mu yang Diduga Kebal Vaksin, Kini Dikabarkan Sudah Sampai di Negara Tetangga

Pemerintah tengah memperketat perbatasan untuk mencegah hadirnya Covid-19 varian Mu di Indonesia.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
health.clevelandclinic.org/
Ilustrasi sampel virus Covid-19. Covid-19 varian Mu disebut sudah sampai di Malaysia. 

"Tentu karena vaksin Covid ini semuanya adalah jenis yang baru, kita masih terus mengikuti berapa lama proteksinya," jelasnya. 

"Kita tahu sampai enam bulan, delapan bulan, itu proteksinya masih ada, kita juga menerima laporan jika proteksinya akan berkurang dan itu betul."

"Tapi bukan berarti setelah enam bulan, delapan bulan kita enggak punya sama sekali, tidak begitu."

Kemudian tentang isu vaksin dosis ketiga yang dikatakan bisa menguatkan kekebalan dirasa belum perlu. 

Pemerintah kini sedang memperluas cakupan vaksin untuk emncapat herd immunity atau kekebalan kelompok.

Karena itu juga menjadi langkah penting dan lebih efektif dibanding harus memberikan vaksin dosis ketiga pada masyarakat umum. 

Varian Mu

Awal bulan lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Covid-19 varian B1621 sebagai varian yang menarik (variant of interest/VOI), dan memberi nama dengan varian 'Mu'. 

WHO menyebut yang membuat khawatir dari virus tersebut adalah kemampuannya yang diduga kebal terhadap vaksin Covid-19.

"Varian Mu memiliki konstelasi mutasi yang menunjukkan sifat potensial untuk lolos dari kekebalan," dalam sebuah pernyataan WHO, dikutip dari The Washington Post,  Jumat (3/9/2021). 

WHO juga mennyebut jika varian ini pertama kali terdeteksi di Kolombia pada Januari 2021.

Sejak saat itu kasusnya terus meningkat, meski kini dikatakan sudah menurun di beberapa negara.

Sejak diidentifikasi, kini Varian Mu sudah berada di lebih dari 40 negara, di antaranya Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, Ekuador, Kanada, dan sebagian Eropa.

Namun, varian tersebut juga belum menjadi ancaman yang nyata. 

Pakar penyakit menular terkemuka Anthony S. Fauci menyebut jika varian Delta masih menjadi ancaman nyata bagi hampir di seluruh dunia karena sifatnya yang lebih menular dan gejala awal yang menyerupai flu biasa. 

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaVarian MuKesehatanVaksinasiVaksin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved