Terkini Daerah
Ajak 5 Orang untuk Bunuh Sahabatnya Sendiri, Pengacara di Bekasi Dilucuti Warga
Gara-gara tak mau bayar utang, oknum pengacara di bekasi ajak lima orang untuk menghabisi satu keluarga.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
"Si AJ ini punya bisnis sampingan jual beli tanah. Tapi bukan dia sendiri yang jalanin, tapi ada orang lain lagi," terang Dody.
Sampai jatuh tempo, uang tersebut tak kunjung jelas peruntukannya.
Hingga pada malam itu, AJ datang bersama 5 temannya pura-pura mengembalikan uang Tommy.
Suasana ruang tamu berubah mencekam saat pelaku bersama teman-temannya tiba-tibamenyerang Tommy.
Adik Tommy, Edo, sempat disemprot cairan cabai oleh para pelaku tetapi bisa kabur dan masuk ke kamar.
Sebelum pertemun, Edo sempat curiga kenapa AJ mesti membayar tunai uang Rp970 juta ke kakaknya. Apalagi bayarnya malam-malam.
"Kok bayar utang kayak begini bangat, toh duit hampir Rp 1 miliar ini duit banyak. Kenapa mesti cash? Kan transfer saja bisa," terang Dodi.
Baca juga: Nasib Nahas Pasutri dan Balita Tewas Tertimbun Tumpukan Baju, Anak Bos Korban Ungkap Kecurigaan
Pelaku Tertangkap Warga
Mendengar keributan, Dodi terbangun dan sempat menemui AJ dan 5 temannya.
Nahas istri Dodi pun sempat ikut kena setrum oleh para pelaku.
Dodi mencoba melerai dan sempat meminta para pelaku pergi dari rumah setelah melukai anaknya.
Untungnya, AJ menurut dan bersama 5 pria lainnya keluar dari rumah.
Tak kurang akal, Dodi langsung mengunci pintu pagar rumah.
Seketika Dodi berteriak, "maling" hingga warga dan petugas keamanan kompleks sigap menangkap keenam orang tersebut.
Keenamnya langsung dilucuti pakaiannya oleh warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/tangkapan-layar-pelaku-percobaan-pembunuhan-di-bekasi.jpg)