Kontroversi Saipul Jamil
Tuai Hujatan, Hotman Paris Hapus 3 Video Bersama Saipul Jamil, Batal Beri Dukungan?
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menghapus video dukungannya terhadap pedangdut Saipul Jamil.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menghapus sejumlah video dukungannya terhadap pedangdut Saipul Jamil.
Padahal, pengacara tersebut baru mengunggah selama satu hari.
Bahkan, ia sempat menghapus sebuah video yang baru dua jam diposting.

Baca juga: Kakak Saipul Jamil Tak Terima Adiknya Dikecam seusai Bebas, Terungkap Sosok Pemberi Kalung Bunga
Baca juga: Nasib Miris Korban Saipul Jamil, Tak Dapat Kompensasi dan Harus Pindah Rumah karena Malu
Seperti dilansir dari akun @hotmanparisofficial sebelum dihapus, Kamis (9/9/2021), Hotman Paris sempat memperlihatkan keakrabannya bersama Saipul Jamil.
Pengacara 61 tahun tersebut berbincang santai dengan mantan napi kasus pelecehan dan suap tersebut.
Ia menanyakan kabar Saipul Jamil yang tampak lebih kurus setelah keluar dari penjara.
Kemudian, Hotman Paris mengundang Saipul Jamil untuk duduk minum kopi bersamanya saat itu.
Bahkan, ia sempat membantu Saipul Jamil dengan meminta ketegasan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait pelarangan sang biduan tampil di TV.
Hotman Paris mengaku berbicara bukan sebagai kuasa hukum, menyebut Saipul Jamil sebagai fansnya dan hanya berniat meminta kejelasan.
Sang pengacara saat itu duduk bersama Saipul Jamil, kakaknya, M Soleh Kawi dan penyanyi Indah Sari.
Ia menerangkan bahwa secara hukum, tak ada larangan bagi Saipul Jamil untuk tampil di televisi.
Baca juga: Sikap Hotman Paris Soroti Kebijakan KPI soal Izin Saipul Jamil Tampil di TV Tuai Kekecewaan Publik
Hotman Paris juga mempertanyakan surat yang dikeluarkan KPI terkait pelarangan glorifikasi Saipul Jamil.
"Perlu penegasan dari KPI apakah Saipul Jamil ini boleh tampil di TV, di acara-acara show atau tidak? Dan kalau tidak boleh apa alasannya?," tanya Hotman Paris.
"Memang surat KPI ini tidak tegas melarang, tapi perusahaan TV jadi khawatir kalau mengundang beliau."
Namun rupanya, unggahan tersebut justru menuai kekecewaan masyarakat.