Breaking News:

Kabar Tokoh

Rumah Rocky Gerung Terancam Dirobohkan Paksa oleh Sentul City, Ini Penyebabnya

Pengamat politik, Rocky Gerung kini terancam kehilangan rumahnya gara-gara disomasi oleh PT Sentul City Tbk (BKSL).

Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.com/Walda
Rocky Gerung. Pengamat politik, Rocky Gerung kini terancam kehilangan rumahnya gara-gara disomasi oleh PT Sentul City Tbk (BKSL). 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat politik, Rocky Gerung kini terancam kehilangan rumahnya gara-gara disomasi oleh PT Sentul City Tbk (BKSL).

Rocky Gerung disebut sudah diminta untuk mengosongkan rumahnya dalam kurun waktu 7x24 jam, jika tidak mau dirobohkan paksa.

Rumah yang bermasalah tersebut diketahui berada di kawasan Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Siap Bawa Satpol PP, Sentul City Beri Rocky Gerung 1 Minggu Kosongkan Rumah di Bogor

Penyebab

Permasalahan yang dihadapi Rocky ini berawal saat dirinya mendapat somasi dari sebanyak dua kali dari Sentul City.

Kuasa hukum Rocky, Haris Azhar, mengatakan somasi pertama dilayangkan pada 26 Juli 2021.

Somasi pertama itu berisi peringatan bahwa pemilik sah tanah dan bangunan Rocky yang ber-Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 2411 dan 2412 adalah PT Sentul City.

"Apabila memasuki wilayah tersebut akan dilakukan tindakan tegas atas dugaan tindak pidana Pasal 167, 170, dan Pasal 385 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," tulis Haris dalam kronik kasus tanah Rocky Gerung yang diterima Tribunnews.com, Kamis (9/9/2021).

Lebih lanjut, lewat somasi pertama itu, Rocky diberi waktu sebanyak 7x24 jam untuk membongkar dan mengosongkan rumahnya.

Jika Rocky tak menjalankan permintaan itu, pihak PT Sentul City akan meminta bantuan Satpol PP untuk merobohkan dan menertibkan bangunan tersebut.

Kemudian, Rocky kembali mendapat somasi pada 6 Agustus 2021.

Isi poin-poin dalam somasi kedua, sama seperti somasi pertama.

Terkait hal itu, Haris mengatakan pihaknya menolak seluruh poin somasi dari PT Sentul City.

Pasalnya, ujar Haris, Rocky telah menempati rumah tersebut sejak 2009.

Baca juga: Presiden Jokowi Tolak Wacana 3 Periode, Pakar Politik Rocky Gerung Menilai Sebaliknya

Didapatkan Secara Sah

Menurut Haris, Rocky mendapatkan tanah dan bangunan di kawasan Bojongkoneng itu sudah sesuai prosedur hukum.

"Bahwa selama Rocky Gerung menguasai sejak tahun 2009 sampai dengan saat ini dan terdapat warga yang telah menguasai secara fisik tanah tersebut sejak tahun 1960, tidak pernah ada klaim dari pihak manapun yang mengakui tanah tersebut adalah miliknya," terang Haris, dikutip dari Kompas.com.

Tak hanya itu, Rocky juga punya surat keterangan tidak bersengketa yang ditandatangani Kepala Desa Bojongkoneng saat itu.

Dalam surat tersebut, pemilik lama tanah dan bangunan, Andi Junaedi, menyatakan di bawah sumpah ia memiliki garapan seluas 800 m2 yang terletak di Bojongkoneng.

"Dalam suratnya H Andi Junaedi (pemilik lama) menyatakan pada pokoknya di bawah sumpah bahwa mempunyai garapan seluas 800 m2 yang terletak di Blok 026 Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, luas tanah 800 m2."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved