Breaking News:

Terkini Nasional

Presiden Jokowi Tolak Wacana 3 Periode, Pakar Politik Rocky Gerung Menilai Sebaliknya

Rocky Gerung mengomentari sikap Presiden Jokowi yang disebut-sebut menolak wacana perpanjangan masa jabatan 3 periode.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Mohamad Yoenus
Kolase (YouTube Rocky Gerung Official) dan (YouTube Sekretariat Presiden)
Kolase Jokowi (kiri) dan Rocky Gerung (kanan). Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari sikap Presiden Jokowi yang disebut-sebut menolak wacana perpanjangan masa jabatan 3 periode, Jumat (3/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Jokowi disebut telah kembali menegaskan sikapnya untuk menolak wacana perpanjangan jabatan 3 periode.

Hal itu salah satunya disampaikan saat melakukan pertemuan dengan 5 partai politik pendukung non-parlemen di Istana Negara belum lama ini.

Menyoroti hal itu, pengamat politik Rocky Gerung justru menyangsikannya.

Pernyataan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tentang Perkembangan PPKM Terkini, Senin 23 Agustus 2021.
Pernyataan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tentang Perkembangan PPKM Terkini, Senin 23 Agustus 2021. (YouTube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Ungkap Jokowi Tak Tertarik dengan Wacana Presiden 3 Periode, Gede Pasek Suardika: Itu Urusan MPR

Ia berasumsi bahwa Jokowi pada dasarnya tetap tak menolak bila perpanjangan masa jabatan diwujudkan.

"Kita harus baca, Presiden sebetulnya berharap 3 periode. Tapi kalau faktanya dia bakal dibatalin, ya dia mesti ngomong gitu (menolak)," ujar Rocky Gerung di kanal YouTube-nya, Jumat (3/9/2021).

Rocky Gerung menganggap presiden 'mendua' lantaran di sisi lain seolah memasrahkan wacana tersebut kepada rakyat.

Atas dasar itu lah, Rocky menganggap Jokowi punya ketertarikan dengan wacana perpanjangan masa jabatan.

"Tapi itu juga mendua, karena dia dengan lugas mengatakan kalau rakyat menghendaki perubahan konstitusi, ya perubahan konstitusi memang dimaksudkan untuk 3 periode."

"Jadi ide itu tetap di kepala publik bahwa Presiden Jokowi tentu menginginkan diperpanjangnya kekuasaan," ujar Rocky.

Baca juga: Sebut Jokowi Tolak Wacana 3 Periode, PBB Bocorkan Guyonan Presiden: Parpol Sudah Pasang Baliho Besar

Baca juga: Fakta Viral Pria Ngamuk dan Tendang Kades di Jombang, Tuduh Korban Sengaja Tilap Hadiah dari Jokowi

Menurutnya, tidak ada alasan bagi presiden untuk menolak wacana tersebut.

Terlebih, ada alasan untuk memperbaiki catatan di periode sebelumnya.

"Kan enggak ada alasan dia enggak mau, apalagi ini periode yang buruk, tentu dia ingin diperpanjang supaya bisa memperbaiki," ujar Rocky.

"Ngapain sebetulnya presiden harus ngucapin itu, artinya kan dia cemas dengan kemungkinan sidang MPR melebar ke mana-mana," lanjut mantan pengajar di UI tersebut.

Dalam pertemuannya dengan PBB, Perindo, Hanura, PSI, dan PKP, Jokowi juga menyinggung sejumlah partai besar yang sudah menyiapkan calon di 2024 mendatang.

Hal itu menjadi salah satu alasan untuk tidak maju lagi.

Namun, Rocky memandangnya berbeda.

"Ini kan pertandingan momen, jual beli momentum saja sebetulnya. Jadi saya lihat bahwa presiden ngomong gitu (menolak) enggak ada poin, karena bukan itu initinya," ujar Rocky Gerung.

Rocky menuding, semakin isunya diucapkan, semakin Jokowi berharap wacana itu terjadi.

"Tapi dia juga ragu kalau di tengah jalan akan ditinggalkan. Jadi kecemasan itu yang menyebabkan dia mendua," kata Rocky Gerung.

"Karena itu dia curhat, supaya diingat bahwa ide 3 periode itu belum final loh," tandasnya.

Baca juga: Relawan JoMan Sebut Rakyat Ingin Jabatan Jokowi Diperpanjang 2-3 Tahun: Ada Harapan, Ekspektasi

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved