Terkini Internasional
Indonesia dan Australia Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Mungkinkan Pelatihan Militer Bersama
Indonesia dan Australia sepakat memperbarui pakta pertahanan dan kemungkinan latihan militer bersama di Australia sekaligus keamanan wilayah Pasifik
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Indonesia dan Australia sepakat untuk memperbarui pakta pertahanan dan meningkatkan aktivitas keamanan selama pertemuan pada hari Kamis (9/9/2021).
Melalui diskusi itu dilakukan pembahasan keamanan wilayah Asia-Pasifik, kemungkinan latihan militer bersama di Australia dan kerja sama pertahanan lain.
Pertemuan dilakukan oleh menteri pertahanan dan menteri luar negeri kedua negara di Gedung Pancasila, Jakarta.
Baca juga: Australia Terima 500 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer dari Inggris di Bawah Kesepakatan Pertukaran
Baca juga: Kepolisian Malaysia dan Australia Tangkap Buronan Pedofilia Paling Dicari Dunia, Begini Kronologinya
Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto menyatakan Australia telah mengirimkan bantuan 15 kendaraan berlapis baja ke Indonesia sebagai bentuk kerja sama pertahanan.
“Australia menyumbangkan 15 kendaraan lapis baja, kami juga mendiskusikan pengadaan lebih banyak dalam waktu dekat,” kata Prabowo dalam konferensi pers virtual di Jakarta pada Kamis (9/9/2021).
Prabowo juga mengungkapkan kemungkinan dilaksanakannya latihan militer bersama di Australia sekaligus pengiriman taruna Indonesia untuk menghadiri akademi Australia yang pertama kali akan dilakukan dalam sejarah.
“Saya pikir ini sejarah pertama dan kami juga menghargai tawaran Australia yang memberi kesempatan untuk mengirim kadet kami ke akademi militer Australia,” tambahnya.
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengungkapkan kedua negara telah menandatangani kesepakatan Countering Terrorism, Cooperation and Emerging Cyber Technology, dan Arrangemet on Defense Cooperation.
Kesepakatan tentang dukungan untuk negara-negara Kepulauan Pasifik juga disetujui.
Indonesia dan Australia juga membahas perkembangan politik di Afghanistan serta Myanmar.
Indonesia diketahui menjadi satu di antara sepuluh negara anggota ASEAN yang cukup banyak terlibat dalam penyelesaian konflik di Myanmar.
Australia menyatakan pihaknya menyambut baik negara yang memastikan persaingan terjadi secara sehat dan bertindak sesuai aturan serta norma yang berlaku.
Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat di Victoria Australia saat Penerapan Perpanjangan Lockdown
Baca juga: Singapura Beri 500 Ribu Dosis Vaksin Pfizer dalam Kesepakatan dengan Australia
"Australia dan Indonesia berada dalam posisi yang baik untuk bekerja sama dalam visi ini,” ungkap Payne.
Sebelumnya, diketahui kedua menteri Australia akan mengunjungi empat negara, termasuk Indonesia, India, Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS), dilansir dari Independent pada Rabu (8/9/2021).
Kunjungan itu dilakukan dalam rangka peningkatan hubungan ekonomi dan keamanan di kawasan Asia-Pasifik, di mana ketegangan meningkat dengan China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/prabowo-subianto-1.jpg)