Breaking News:

Terkini Daerah

Mau Kunjungi Kakek, Balita dan Ayah-Ibunya Justru Tewas dalam Kecelakaan di Sigar Bencah

Hendak kunjungi kakeknya, sekeluarga di Semarang justru tewas mengenaskan dalam kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk tangki air.

TribunJateng.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Petugas sedang mengevakuasi truk tangki air yang terguling di Sigarbencah. 

TRIBUNWOW.COM - Nasib nahas menimpa sebuah keluarga kecil di Semarang yang tewas dalam kecelakaan maut.

Seorang bocah bawah lima tahun (balita) beserta ayah dan ibunya meninggal ketika hendak pergi mengunjungi tempat kerja sang kakek.

Kecelakaan maut ini terjadi di turunan Sigar Bencah, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Aniaya Istri hingga Tewas Pakai Gunting, Suami di Garut Lakukan Ini ketika Dipergoki Warga

Baca juga: Polisi akan Segera Ungkap Pembunuh Ibu-Anak di Subang, 23 Saksi Sudah Mengerucut

Dikutip TribunWow.com dari TribunJateng.com, laka maut ini diketahui disebabkan oleh sebuah truk tangki air yang mengalami rem blong.

Pada saat kejadian, ketiga korban tewas tersebut tengah mengendarai motor matic Honda Vario.

Saat itu ketiga korban hendak mengunjungi sang kakek yang bekerja di sebuah tempat usaha fotokopi di depan Kampus Polines.

Ketiganya kemudian tewas seusai ditabrak oleh truk tangki air bernomor polisi H 1938 AY yang mengalami rem blong.

Tak lama setelah kecelakaan terjadi, orangtua korban sempat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

"Namun tidak saya ceritakan, kalau satu keluarganya, anak, mantu, dan cucunya meninggal. Saya tidak tega saat itu," kata Babinsa Bulusan, Serda Jumari, Kamis (9/9/2021).

"Korban ini bekerja di Tembalang, jadi satu tempat dengan orang tuanya di fotokopian. Balita yang meninggal umur 3 bulan," tuturnya.

Selain satu keluarga yang tewas, terdapat satu orang lagi yang meninggal dunia.

Dalam kecelakaan tersebut, truk tangki berwarna kuning tersebut menabrak 3 unit mobil dan 3 sepeda motor.

Kronologi Kecelakaan

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit menjelaskan, sopir truk tangki air diduga kehilangan kendali mobil gara-gara rem blong.

"Awalnya truk itu menyenggol Agya dan truk itu berusaha mengendalikan lajunya," tutur AKBP Sigit.

Baca juga: Kesaksian Babinsa soal Kasus Pesugihan yang Tumbalkan Bocah 6 Tahun, Sempat Lihat Jasad Kakak Korban

Seusai menabrak mobil, truk tangki air itu melaju secara zigzag dan menabrak kendaraan yang ada di lajur kanan maupun lajur kiri begitu juga di arah sebaliknya. Truk itu setelah terguling di sisi kiri.

Proses evakuasi dilakukan anggota lalu lintas Polrestabes, Polsek, TNI dan dibantu relawan maupun masyarakat.

"Evakuasi dilakukan bersama-sama. Inilah yang saya senang saling guyub bersama-sama mengevakuasi kecelakaan yang terjadi di Sigarbencah," ujar AKBP Sigit. (TribunWow.com/Anung)

Artikel ini diolah dari TribunJateng.com dengan judul Sekeluarga Meninggal di Kecelakaan Sigarbencah Semarang, Ayah Korban: Saya Tidak Tega Mau Cerita dan 3 Orang Diantaranya Balita Tewas pada Kecelakaan Maut Di Sigarbencah

Berita lain terkait

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved