Breaking News:

Konflik di Afghanistan

Sosok Mohammad Hassan Akhund, Pimpinan Terbaru Afghanistan Pilihan Taliban

Taliban telah menunjuk Mullah Mohammad Hassan Akhund untuk memimpin pemerintahan sementara Afghanistan

Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube/Channel 4 News
Mohammad Hassan Akhund. Taliban memilih Hassan Akhund sebagai pemimpin pemerintahan sementara di Afghanistan pada Selasa (7/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Taliban telah menunjuk Mullah Mohammad Hassan Akhund untuk memimpin pemerintahan sementara Afghanistan setelah hampir tiga minggu kelompok itu merebut kekuasaan.

Dikutip TribunWow.com dari Al Jazeera, Hassan Akhund adalah menteri luar negeri pada pemerintahan Taliban sebelumnya pada 1990-an.

Hassan Akhund diketahui dekat dengan pemimpin pertama Taliban, Mullah Mohammad Omar.

Hassan Akhund, pemimpin baru Afghanistan.
Hassan Akhund, pemimpin baru Afghanistan. (YouTube/Channel 4 News)

Baca juga: Taliban akan Dipimpin Mohammad Akhund, Diumumkan saat Lepaskan Tembakan ke Ratusan Pengunjuk Rasa

Baca juga: Taliban Segera Umumkan Mullah Baradar sebagai Pemimpin Baru Afghanistan, Ini Sosoknya

Hassan Akhund ada dalam daftar sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan merupakan pemimpin lama badan pembuat keputusan Taliban, Rehbari Shura atau dewan kepemimpinan.

Dia sebelumnya menjabat sebagai menteri luar negeri dan kemudian menjadi wakil perdana menteri selama pemerintahan terakhir Taliban saat berkuasa dari 1996 hingga 2001.

Hassan Akhund berasal dari Kandahar yang juga menjadi tempat kelahiran Taliban.

Sebuah laporan sanksi PBB menggambarkan Akhund sebagai rekan dekat dan penasihat politik Mohammad Omar.

Dilansir dari Reuters, Akhund sangat dihormati di Taliban, terutama oleh Haibatullah Akhunzada, pemimpin tertinggi kelompok itu.

Akhund diyakini berusia pertengahan 60 tahun atau lebih tua.

Beberapa pengamat menganggap Akhund lebih dikenal sebagai tokoh politik daripada tokoh agama, dengan kendalinya atas dewan kepemimpinan yang juga memberinya hak suara dalam urusan militer.

“Dia tampaknya lebih dari orang politik,” kata seorang analis di Institut Perdamaian Amerika Serikat (AS), Asfandyar Mir.

Mir juga menyatakan Akhund diperkirakan bukan seorang sarjana agama dengan kedudukan pemimpin spriritual seperti Haibatullah Akhunzada.

Pengangkatannya dipandang sebagai kompromi, setelah laporan baru-baru ini tentang terjadinya pertikaian antara beberapa tokoh Taliban yang relatif moderat dan rekan-rekan garis keras mereka, dilansir dari BBC pada Rabu (8/9/2021).

Hassan Akhund memiliki garis keturunan Pashtun dari Ahmad Shah Durrani, pendiri Afghanistan modern sekitar 1700-an.

Dia memainkan peran kepemimpinan dan bimbingan yang penting dalam dewan pemimpin Rehbari Shura, yang juga sering disebut Quetta Syura yang dibentuk setelah Taliban digulingkan dari kekuasaannya melalui invasi militer pimpinan AS pada 2001.

Baca juga: Taliban Wajibkan Wanita di Universitas Afghanistan Pakai Niqab Tutupi Wajah, Ini Faktanya

Baca juga: Taliban Cari Warga Amerika Serikat dari Pintu ke Pintu setelah Ambil Alih Kekuasaan di Afghanistan

Halaman
12
Tags:
TalibanKonflik di AfghanistanAfghanistan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved