Terkini Internasional
Situs Media Sosial Weibo di China Tangguhkan 21 Akun Penggemar, Mulai dari BTS hingga BLACKPINK
Weibo menangguhkan 21 akun penggemar selebriti Korea Selatan, seperti BTS, EXO dan NCT untuk memperketat industri hiburan di China.
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Lailatun Niqmah
Akun penggemar itu juga ingin memasang iklan perayaan ulang tahun Jimin di surat kabar seperti New York Times.
Baca juga: Hari Pertama Masuk Sekolah, Siswa di China Pelajari Kurikulum Baru ala Xi Jinping
Baca juga: China Ilegalkan Budaya Kerja Populer 996 ala Jack Ma dan Alibaba, Simak Penjelasannya
Pengawas dunia maya di China dikatakan telah menghapus 150 ribu contoh konten online yang dianggap berbahaya dan menghukum lebih dari 4 ribu akun penggemar.
Administrasi Cyberspace China (CAC) baru-baru ini mengumumkan 10 langkah untuk membersihkan kekacauan klub penggemar selebriti, termasuk melarang daftar peringkat selebriti berdasarkan popularitas.
CAC juga memperketat peraturan seputar agensi selebriti dan akun klub penggemar.
Platform video populer China, iQiyi membatalkan semua acara pencarian bakat idola dan menyebutnya tidak sehat.
Dikutip dari Variety, budaya penggemar di China sempat dikritik setelah terjadi beberapa skandal yang melibatkan selebriti.
Penyanyi sekaligus aktor, Kris Wu ditangkap akibat tuduhan kekerasan seksual terhadap gadis di bawah umur dan menyebabkan namanya dihapus dari platform China seperti Weibo, Douyin (TikTok), Baidu, iQIYI Video dan Tencent Video.
Selebriti lain, Zhang Zhehan juga dihapus film dan serial TV-nya baru-baru ini setelah dituduh menyakiti perasaan warga China dan dianggap tidak patriotik karena berpose di Kuil Yasukuni, Tokyo yang terkenal dibangun sebagai penghormatan korban perang Jepang.
Biro Perpajakan Shanghai juga sedang melakukan penyelidikan atas skandal penipuan pajak salah satu aktris dengan bayaran tertinggi di dunia, Zheng Shuang yang kemudian didenda Rp 663,3 miliar.
Partai Komunis China memandang budaya populer sebagai medan pertempuran ideologi dan telah lama menjaga sektor hiburan dengan sensor ketat. (TribunWow.com/Alma Dyani P)
Berita terkait China lainnya