Terkini Daerah
Nyaris Buta karena Dijadikan Tumbal oleh Orangtuanya, Bocah di Gowa Sudah Mulai Berani Lakukan Ini
Begini kondisi terkini AP (6), gadis asal Gowa yang nyaris buta karena dijadikan tumbal pesugihan oleh orangtuanya sendiri.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Selain itu, kini polisi juga menyelidiki kematian kakak korban, DS (22).
Kakak korban tewas sehari sebelum penganiayaan terhadap AP terjadi.
Bahkan, penganiayaan terhadap AP dilakukan orangtua, kakek dan pamannya seusai memakamkan jenazah kakak korban.
"Warga sekitar kan ada juga yang tidak mengetahui apa yang dilakukan kedua orangtua, kakek, dan pamannya," katanya.
"Ini yang sedang kita dalami apa mereka mengetahui saat kakak korban meninggal dunia satu hari sebelumnya terjadi penganiayaan."
"Apakah mereka mendengar, ini masih kita dalami."
"Sementara ini terhadap AP yang berusia enam tahun."
Zulpan melanjutkan, ada kabar yang menyebut kakak korban tewas juga karena menjadi tumbal pesugihan kedua orangtuanya.
Pasalnya, diduga kuat kakak korban tewas setelah dicekoki dua liter air garam.
"Kemudian nanti penyidik akan mendalami lagi keterlibatan mereka terhadap meninggalnya kakak korban sehari sebelumnya," jelas Zulpan.
"Nanti kita lihat, apakah betul keterkaitan yang disampaikan saksi bahwa ada pemaksaan meminumkan air garam dua liter pada kakak korban."
"Yang jelas mengarahkan tindakan kekerasan yang menyebabkan kematian kakak AP."
Kakak Korban Meninggal Dicekoki Garam
Sebelumnya Bayu telah bercerita, tragedi itu diketahuinya saat ia tengah duduk sepulang dari pemakaman.
Saat itu, dia duduk santai di depan rumah korban ditemani petugas Bhabinkantibmas Malino.