Konflik di Afghanistan
Hari Pertama Pembukaan Kembali Universitas di Afghanistan, Perempuan dan Laki-laki Dipisah
Baru dibuka Senin lalu, perempuan dan laki-laki yang belajar di universitas Afghanistan dipisahkan dengan tirai.
Penulis: Alma Dyani Putri
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM – Universitas di Afghanistan dibuka kembali untuk pertama kalinya sejak Taliban mengambil alih pemerintahan pada Senin (6/9/2021).
Dilansir TribunWow.com, sejumlah kebijakan baru mulai diterapkan di universitas yang terletak di kota-kota besar di Afghanistan.
Satu di antaranya adalah siswa perempuan dan laki-laki belajar di kelas yang berbeda ataupun dipisahkan dengan tirai.

Baca juga: Taliban Wajibkan Wanita di Universitas Afghanistan Pakai Niqab Tutupi Wajah, Ini Faktanya
Baca juga: Taliban Cari Warga Amerika Serikat dari Pintu ke Pintu setelah Ambil Alih Kekuasaan di Afghanistan
“Memisahkan kami dengan tirai itu tidak bisa diterima," ungkap Anjila, seorang mahasiswa berusia 21 tahun di Universitas Kabul, dikutip dari Reuters pada Selasa (7/9/2021).
“Saya benar-benar merasa tidak nyaman ketika memasuki kelas. Kami secara bertahap kembali ke 20 tahun yang lalu,” tambahnya.
Anjila mengungkapkan, siswa perempuan sebelumnya memang duduk terpisah dari laki-laki tetapi ruang kelas tidak dipisah secara fisik.
Kebijakan itu menjadi satu dari beberapa aturan yang ditetapkan oleh Taliban.
Sebelumnya, Taliban dikabarkan telah menyebarkan dokumen panduan operasional sekolah ke berbagai institusi pendidikan.
Hal itu dimaksudkan agar pihak sekolah mengetahui kebijakan apa saja yang perlu diubah menjelang pembukaan kembali universitas.
Beberapa guru mengatakan ada ketidakpastian tentang aturan yang akan diberlakukan oleh Taliban.
Terlihat dari foto yang beredar di media sosial dan dibagikan oleh Universitas Avicenna di Kabul, mahasiswa duduk di dalam kelas di mana perempuan dan laki-laki dipisahkan dengan tirai abu-abu.
Namun, mahasiswa perempuan terlihat mengenakan abaya dan hijab tanpa menutup sebagian wajah.
Baca juga: Pemimpin Perlawanan Panjshir, Ahmad Massoud Bersedia Negosiasi dengan Taliban, Ini Syaratnya
Baca juga: Taliban Klaim Kuasai Panjshir, Lepaskan Tembakan dan Tewaskan 17 Orang, Oposisi Bakal Tetap Melawan
Sementara, Taliban sebelumnya memerintahkan wanita yang berkuliah di universitas swasta Afghanistan untuk mengenakan baju abaya dan niqab yang menutupi sebagaian besar wajah.
Hingga saat ini, Taliban belum memberikan komentar resmi terkait dokumen yang beredar.
Pemberitahuan itu diungkapkan dalam dokumen yang dikeluarkan oleh otoritas pendidikan Taliban, seperti dilansir AFP pada Minggu (5/9/2021).